Mantan narapidana terorisme (Napiter) Haris Amir Falah. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Mantan narapidana terorisme (Napiter) Haris Amir Falah. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Mantan Narapidana Terorisme Sebut Program Deradikalisasi Perlu Ditingkatkan

Nasional isis WNI Gabung ISIS Deradikalisasi
Siti Yona Hukmana • 07 Maret 2020 15:06
Jakarta: Mantan narapidana terorisme (Napiter) Haris Amir Falah mengatakan program deradikalisasi perlu ditingkatkan. Sistem deradikalisasi saat ini dinilai hanya seremonial.
 
"Karena masih banyak yang belum tersentuh secara baik dari program-program itu. Bukan artinya gagal, tapi memang harus ada peningkatan," kata Haris di IBIS Tamarin, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Maret 2020.
 
Haris menyebut setelah deradikalisasi tidak ada keberlanjutan. Pemerintah perlu melakukan pendekatan ekonomi kepada mereka yang pernah terpapar radikalisme.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca:Program Deradikalisasi Mesti Kuat sebelum Pulangkan Eks ISIS)
 
Dia meyakini bantuan ekonomi bisa mengubah ideologi mantan teroris.
"Tapi jangan hanya bertekuk pada bantuan ekonomi, perlu juga dipelihara dan dibina secara baik sikap radikal yang ditinggalkan itu menjadi moderat. Itu harus ada kontrol yang bagus, itu yang menurut saya masih kurang sekarang," tutur dia.
 
Peningkatan program deradikalisasi dinilai perlu sebelum memulangkan anak-anak Indonesia eks ISIS. Ini agar anak-anak itu tidak membawa permasalahan baru di Indonesia.
 
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak akan memulangkan WNI yang terlibat jaringan teroris di luar negeri. Pemerintah membuka kemungkinan memulangkan anak-anak anak-anak yatim piatu di kawasan Suriah dan Turki.
 
(Baca:Pemerintah Diminta Pertimbangkan 2 Hal Sebelum Pulangkan Eks ISIS)
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif