Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

4,47 Juta Rokok Ilegal Disita

Nasional rokok ilegal
Siti Yona Hukmana • 30 Juni 2020 11:16
Jakarta: Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan menggagalkan pengederan rokok ilegal jaringan Jawa-Sumatera. Jutaan batang rokok ilegal disita.
 
"Total barang yang disita sebanyak 4,47 juta batang rokok sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merek, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp4,56 miliar," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Mochammad Arif Setijo Nugroho dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Arif mengatakan pembongkaran sindikat ini dilakukan beruntun, yakni pada Sabtu, 27 dan Senin, 29 Juni 2020. Pihaknya menerima informasi intelijen tentang pengiriman rokok diduga ilegal dari Jepara menuju Pekanbaru, Sumatera dengan menggunakan sebuah truk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah melakukan pemantauan sekian lama, tim akhirnya berhasil menghentikan truk tersebut di Jalan Raya Kaligawe, Genuk, Semarang, pada Sabtu, 27 Juni 2020 pukul 01.15 WIB," ungkap Arif.
 
Baca:Jepara Zona Merah Rokok Ilegal
 
Petugas menangkap dua tersangka dalam pengungkapan itu, yakni sopir truk berinisial AM dan kernet berinisial HS. Para tersangka mengaku dari Sumatra dan baru bongkar muatan besi di Jakarta sebelum akhirnya ke Jepara karena mendapat order.
 
Ketika diperiksa, para tersangka menunjukkan surat jalan membawa paket buku sekolah. Namun setelah diperiksa, di balik muatan buku terdapat 97 koli rokok dengan merek 'Pastipas Bold' yang tidak dilekati pita cukai.
 
"Totalnya ada 1,16 juta batang, nilainya mencapai Rp1,18 miliar, dan potensi kerugian negara yang diselamatkan sebesar Rp690 juta," papar Arif.
 
Selanjutnya Bea Cukai melakukan penindakan lanjutan terhadap truk bermuatan 207 koli rokok ilegal di jalan Tol Salatiga-Bawen KM.452, Salatiga. Sebanyak 3,31 juta batang rokok dengan berbagai merek disita pada Senin, 29 Juni 2020 pukul 02.05 WIB.
 
"Ada yang dilekati pita cukai bekas, palsu dan ada yang tidak dilekati. Nilainya mencapai Rp3,37 miliar dengan total potensi kerugian negara yang berhasil diamankan sebesar Rp1,96 miliar," tambah Arif.
 
Sebanyak dua tersangka ditangkap, yakni sopir truk berinisial S dan kernet berinisial AT. Mereka mengaku membawa muatan dari Jawa Timur menuju Palembang, Sumatera Selatan.
 
"Total potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp2,65 miliar," kata Arif.
 
Penindakan-penindakan ini menambah panjang deretan penindakan rokok ilegal oleh jajaran Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY. Tercatat 160 penindakan dilakukan dengan total rokok yang disita sebanyak 21,1 Juta batang.
 
Nilai 21,1 juta batang rokok tersebut mencapai Rp22,2 miliar. Adapaun potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp13,3 miliar.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif