Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Jepara Zona Merah Rokok Ilegal

Nasional industri rokok rokok ilegal
Rhobi Shani • 20 November 2019 17:51
Jepara: Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi zona merah produksi rokok ilegal. Sepanjang November 2019, sebanyak 1.126.950 batang rokok non pita dan pita cukai palsu disita dari tempat produksi di Kecamatan Kalinyamatan dan Kecamatan Welahan.
 
Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus, Dwi Prasetyo Rini, mengatakan, ketimbang wilayah lain di eks Karisidenan Pati, Jepara merupakan produsen rokok ilegal terbanyak. Banyak produksi rokok skala rumahan di Kecamatan Welahan dan Kalinyamatan.
 
"Dulu sekitar 2010, banyak tempat produksi rokok kecil-kecilan tapi resmi. Selain pangsa pasar, ada pula peraturan kalau pabrik rokok skala kecil harus minimal 200 meter persegi. Nah, produsen skala rumahan tidak bisa," ujar Rini, Rabu, 20 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Catatan penindakan Kantor Bea Cukai Kudus, hingga 14 November 2019, sudah 128 kali operasi yang dilakukan di seluruh eks karisidenan Pati. Dari penindakan tersebut, potensi kerugian negara hingga Rp8.994.374.305.
 
"Jumlah rokok yang disita sebanyak 18.656.242 batang sigaret kretek mesin. Rokok buatan tangan sebanyak 4.976 batang," kata Rini.
 
Kendati penindakan sudah dilakukan ratusan kali, Bea Cukai Kudus belum bisa menjangkau pemilik modal rokok ilegal. Saat penggerebekan yang ditemui hanya para pekerja.
 
Terpisah, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Jepara, Abdul Muid, menyatakan, di Kecamatan Kalinyamatan banyak ditemukan peredaran rokok tanpa cukai.
 
"Yang pernah kami lakukan penindakan di toko-toko ataupun pasar-pasar. Kami pernah menyita empat bal rokok ilegal," urainya.
 
Di pasaran, harga rokok ilegal jauh lebih murah ketimbang rokok resmi. Sedangkan pada 2020 tarif cukai rokok naik sekitar 23 persen, dan harga jual rokok eceran naik sebesar 35 persen. Karena kenaikan itu, dipastikan harga rokok di pasaran akan ikut naik.

 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif