Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Aprilio Akbar.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Aprilio Akbar.

Lima Capim KPK dari Kejaksaan Telah Lapor LHKPN

Nasional pansel kpk seleksi pimpinan kpk
Fachri Audhia Hafiez • 05 Juli 2019 15:35
Jakarta: Lima calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Kejaksaan Agung telah melakukan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Lembaga Antirasuah menghargai komitmen pimpinan instansi dan kepatuhan pelaporan LHKPN ini.
 
"Untuk pelaporan periodik 2018 sebagaimana diwajibkan oleh Instruksi Jaksa Agung RI Nomor INS-003 Tahun 2019, lima pejabat Kejaksaan tersebut telah melaporkan kekayaannya meskipun tiga di antaranya melaporkan setelah 31 Maret 2019," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Febri menjelaskan instruksi Jaksa Agung tersebut sejalan dengan Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khususnya tentang pelaporan periodik setiap tahun sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016.
 
"Mengacu pada informasi Peta Kepatuhan di website elhkpn.kpk.go.id, dari 9.888 orang wajib lapor di institusi Kejaksaan Agung, 7.438 orang di antaranya telah melaporkan kekayaan tahun 2018 secara periodik di 2019 ini. Dengan demikian, persentase kepatuhan adalah 75,22 persen," beber Febri.
 
Baca:384 Orang Daftar Capim KPK
 
Febri berharap pelaporan LHKPN menjadi salah satu indikator penting bagi seluruh instansi untuk mengukur komitmen pencegahan korupsi. Kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi panitia seleksi dalam menyaring pimpinan KPK.
 
"Selain kepatuhan melaporkan kekayaan, kebenaran laporan juga hal yang krusial," ujar Febri.
 
Kelima capim KPK dari unsur Kejaksaan Agung tersebut yakni,
 
1. Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo, total kekayaan yang dilaporkan per Juli 2019 sebesar Rp2.811.742.049
 
2. Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha, Johanis Tanak, total kekayaan yang dilaporkan per Juni 2019 sebesar Rp8.340.407.121
 
3. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah M Rum, total kekayaan yang dilaporkan per Maret 2019 sebesar Rp755.340.042
 
4. Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Ranu Mihardja, total kekayaan yang dilaporkan per LHKPN April 2019 sebesar Rp3.786.299.315
 
5. Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Supardi, total kekayaan yang dilaporkan per Maret 2019 sebesar Rp2.388.239.438.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif