Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. MI/Rommy Pujianto.
Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. MI/Rommy Pujianto.

Komnas HAM Siap Pimpin TGPF

Nasional kerusuhan Demo Massa Penolak Pemilu
Arga sumantri • 13 Juni 2019 13:18
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ogah mencampuri rencana pembentukan tim gabungan pencari fakta kerusuhan 22 Mei. Namun, mereka siap memimpin tim tersebut jika diperintahkan Presiden Joko Widodo.
 
"Iya (siap). Presiden kan Kepala Negara. Itu kita anggap sebagai perintah. Tentu, dalam hal ini Presiden dalam tata negara, kan kepala pemerintah," kata Ketua Komnas HAM Taufan Damanik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019.
 
Baca: Kapolri Sebut Kivlan Zen Bukan Dalang Kerusuhan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan pengalaman, TGPF biasanya dibentuk Presiden. Ia mencontohkan pengusutan kasus kerusuhan 98 atau pembunuhan aktivis Munir Said Thalib.
 
"Kalau Presiden menunjuk Komnas HAM. Kami enggak mau berandai soal itu, kami kerja saja dengan tim yang sudah ada dan prosedur yang kita miliki," kata dia.
 
Taufan enggan menanggapi kenapa Presiden belum membentuk TGPF kerusuhan 22 Mei. Komnas HAM memilih bekerja dengan mengusut dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan itu.
 
Sejauh ini, Taufan mengaku sudah berkoordinasi dengan Polri terkait pengusutan TGPF. Komnas HAM juga menggandeng organisasi nonpemerintah (NGO).
 
"Saya kemarin pertemuan khusus dengan NGO, teman-teman komisioner lain juga sama. Bahkan ada jg kesepakatan dengan AJI (Aliansi Jurnalis Independen)," ungkapnya.
 
Baca:Action FigureMilik Zumi Zola Dilelang KPK
 
Wacana TGPF kerusuhan 22 Mei mencuat. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendesak pembentukan TGPF dipercepat. TGPF diisi orang-orang independen mengungkap kasus ini secara transparan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif