Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen - Medcom.id/Cindy.
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen - Medcom.id/Cindy.

Kivlan Ingin Kasus dengan Wiranto Selesai Lewat Mediasi

Nasional wiranto
Ilham Pratama Putra • 15 Agustus 2019 10:24
Jakarta: Kuasa hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta, berharap kasus kliennya dengan Menko Polhukam Wiranto selesai lewat mediasi. Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen menggugat Wiranto terkait pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat (PAM) Swakarsa 1998.
 
Wiranto diminta membayar kerugian seluruh biaya penyelenggaraan PAM Swakarsa. "Dari kerugian itu bagaimana? Mau dibayar apa enggak? Kalau enggak dibayar main terus. Kalau dibayar, ya mau dibayarfullapa gimana, itu kan negosiasi namanya,"ujar Tonin saat dihubungiMedcom.id, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Sidang perdana hari ini mengagendakan mediasi. Selanjutnya, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan punya waktu 30 hari untuk menentukan kelanjutan perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia berharap Wiranto bisa hadir di pengadilan."Ini kan masalah pribadi, bukan perbuatan menterinya. Kalau menteri alasan sibuk, kalau pribadi nggak bisa. Harapannya ya hadir,"
 
Dalam petitumnya, Wiranto digugat membayar biaya perkara seluruhnya Rp8 miliar. Rinciannya, bea menanggung malu karena utang Rp100 miliar, tidak mendapatkan jabatan yang dijanjikan Rp100 miliar, mempertaruhkan nyawa dalam PAM Swakarsa Rp500 miliar, dan dipenjara sejak 30 Mei 2019 Rp100 miliar.
 
Gugatan Kivlan atas Wiranto teregistrasi dengan nomor perkara 354/pdt/G/2019/PN Jkt.tim terkait perbuatan melawan hukum.
 
(Baca juga:Kubu Kivlan Zen Pesimistis Wiranto Hadir untuk Mediasi)
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif