SBY Laporkan Pengacara Novanto ke Bareskrim
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta: Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Dia ingin melaporkan kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya.

Pantauan Medcom.id, kedatangan SBY dikawal oleh sejumlah aparat. Selain didampingi oleh tim kuasa hukum dan sejumlah kader Partai Demokrat, SBY juga turut didampingi istirnya, Kristiani Herawati Yudhoyono.

Berdasarkan informasi, sebelum menyambangi Bareskrim Polri, SBY juga sempat mengunjungi kantor DPP Partai Demokrat. Ketua Umum Demokrat itu menyampaikan kegelisahannya karena merasa difitnah Firman.


"FW (Firman Wijaya) mengeluarkan pernyataan di media, yang setelah kita pelajari, ternyata penuh dengan bias dan seperti diarahkan secara langsung maupun tidak. Ini clear menuduh saya sebagai penguasa, orang besar, yang melakukan intervensi terhadap proyek pengadaan KTP-el," kata SBY di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

Baca: Pengamat: Peran Ketua KPK dalam Kasus KTP-el Perlu Ditelusuri

SBY juga menyebut tuduhan-tuduhan yang mengatakan dirinya terlibat kasus korupsi proyek KTP-el sebagai ujian dari Tuhan dan sejarah. SBY menegaskan dirinya sepenuhnya tak terlibat kasus korupsi proyek bernilai Rp5,9 triliun tersebut.

"This is my war. Ini perang untuk keadilan. Bantu saya dengan doa," ujar SBY kepada kader-kadernya.

Usai menyambangi kantor DPP Demokrat, SBY langsung mendatangi kantor Bareskrim Polri. SBY langsung memasuki ruang sentra pelayanan Bareskrim Polri tanpa memberi keterangan kepada awak media. 






(OGI)