Lambang KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Lambang KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Seleksi Pimpinan KPK Perlu Dikebut

Nasional seleksi pimpinan kpk
Whisnu Mardiansyah • 13 Mei 2019 14:31
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah secepatnya membentuk panitia seleksi (pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masa kepemimpinan KPK era Agus Rahardjo berakhir tahun ini.
 
"Menurut saya memang momentumnya sudah tepat apa yang disampaikan ICW (Indonesia Corruption Watch) dan kami Parlemen mendukung jika Presiden (Joko Widodo) segera membentuk pansel yang dimaksud," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.
 
Menurut dia, pembentukan lebih cepat memberi ruang pada pansel lebih teliti menyaring kandidat pimpinan Lembaga Antirasuah. Pansel bakal diminta menghasilkan 10 nama berkualitas, dan lima di antaranya bakal dipilih DPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bamsoet tak banyak mengajukan syarat soal anggota dan komposisi calon anggota pansel. Terpenting, calon anggota pansel berintegritas, menguasai hukum, dan rekam jejak positif.
 
"Yang penting adalah mereka yang memiliki integritas dan kemampuan melihat atau memilih calon-calon pimpinan KPK yang baik," jelas politikus Golkar itu.
 
Eks Ketua Komisi III DPR itu juga mengapresiasi kinerja KPK periode ini. KPK saat ini bekerja keras, di luar kelebihan dan kekurangan yang menjadi bahan evaluasi pimpinan KPK periode mendatang.
 
Baca: ICW: Pegawai KPK dalam Bahaya
 
"Kalaupun masih ada riak-riak itu menjadi tugas beliau-beliau dalam menyelesaikan akhir tugasnya nanti. Menurut saya dulu juga banyak riak-riak dalam. Dulu juga banyak yang belum selesai kasus-kasusnya dilanjutkan dengan pimpinan Pak Agus dan kawan-kawan," jelas dia.
 
Desakan pembentukan pansel calon pimpinan KPK digaungkan ICW. ICW menyampaikan uji kelayakan dan kepatutan mesti dilakukan DPR periode sekarang sebelum masa jabatan berakhir akhir tahun ini.
 
"Kalau seandainya DPR baru sudah dilantik maka itu akan membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan ke depan karena biasanya anggota DPR yang baru disibukan dengan pemilihan ketua DPR," ucap peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Kurnia Ramadhana, di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 12 Mei 2019.
 

(OGI)

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif