Chairman Paramount Enterprise Eddy Sindoro saat bersaksi buat terdakwa Lucas - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Chairman Paramount Enterprise Eddy Sindoro saat bersaksi buat terdakwa Lucas - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Eddy Sindoro Bantah Bukti Rekaman Jaksa

Nasional suap di ma
Kautsar Widya Prabowo • 17 Januari 2019 20:09
Jakarta: Petinggi Fairmont Enterprise Eddy Sindoro membantah bukti rekaman suara percakapannya dengan Advokat Lucas terkait pelariannya ke luar negeri. Dalam sidang lanjutan, jaksa sempat membeberkan rekaman percakapan antara Lucas dan Eddy Sindoro.
 
Awalnya jaksa memutarkan rekaman percakapan yang diduga kuat milik Eddy Sindoro dan Lucas lewat sambungan telefon selama 30 menit. Dalam rekaman tersebut, Lucas merekomendasikan agar Eddy Sindoro tak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Saya enggak tahu, itu tadi bukan suara saya," ujar Eddy dalam sidang terdakwa Advokat Lucas, di Pengadilan Tindak Pidana korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan tersebut ia yakini, dengan melihat transkrip perbincangan tersebut. Eddy tetap berkeyakinan tidak merasa melakukan perbincangan dengan Lucas.
 
Selain itu, Jaksa juga menunjukan bukti-bukti lain, seperti paspor dengan kewarganegaran Yangon dan Republik Dominika. Paspor tersebut diduga untuk kabur dari incaran KPK ke berbagai negara di Asia.
 
"Iya, itu paspor saya," tuturnya.
 
Eddy menjelaskan kepergiannya ke luar negri untuk menjalani perobatan. Pasalnya ia menderita penyakit saraf kejepit.
 
Baca: Eddy Sindoro Mengaku Dibantu WN Singapura Saat Kabur
 
Lebih lanjut, Jaksa menanyakan pasport apa yang digunakan Eddy selama mengunjungi sejumlah negara tersebut mengingat status tersangka Eddy, sudah DPO. "Selama dua tahun, saya masih WNI. Pakai pasport Dominika yang buat Jimmy (warga negara Singapur)," ungkapnya.
 
Lucas yang duduk sebagai terdakwa dalam perkara ini juga menampik sejumlah barang bukti yang dibeberkan Jaksa KPK, termasuk rekaman perbincangannya dengan Eddy. Menurut Lucas, suara rekaman yang ditampikan belum tentu suara rekamannya, terlebih Eddy juga membantah jika rekaman yang diputar jaksa itu merupakan perbincangan keduanya.
 
"Dibantah oleh Eddy Sindoro, dikatakan itu bukan suara Eddy. Kemudian, ada lagi rekaman diperdengarkan kepada Oscar, dia tidak yakin," kata Lucas.
 
Lucas didakwa menghalangi proses penyidikan KPK terhadap Eddy Sindoro. Lucas diduga membantu pelarian Eddy ke luar negeri.
 
Baca:Eddy Sindoro Sebut Tak Pernah Pakai Jasa Lucas
 
Menurut jaksa, Lucas menyarankan Eddy Sindoro yang telah berstatus tersangka agar tidak kembali ke Indonesia. Lucas juga mengupayakan supaya Eddy masuk dan keluar dari wilayah Indonesia, tanpa pemeriksaan petugas Imigrasi.
 
Hal itu dilakukan supaya Eddy tidak diproses secara hukum oleh KPK. Karena perbuatannya Lucas didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif