Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. MI/Rommy Pujianto.
Ketua Komnas HAM Taufan Damanik. MI/Rommy Pujianto.

Komnas HAM Ogah Mencampuri Wacana TGPF

Nasional kerusuhan Demo Massa Penolak Pemilu
Arga sumantri • 13 Juni 2019 12:33
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ogah mencampuri wacana pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kerusuhan 22 Mei. Ketua Komnas HAM Taufan Damanik mengaku fokus mengusut kasus kerusuhan itu.
 
"Kalau soal TGPF, Komnas tidak berpendapat mendukung atau tidak mendukung," kata Taufan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019.
 
Komnas HAM dibantu beberapa ahli senior telah mengusut kasus kerusuhan tersebut. Komnas HAM juga bekerja sama dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim Komnas HAM dengan tim Itwasum sudah dua kali koordinasi, terakhir dua hari lalu kita ada pertemuan pemaparan di Kantor Komnas HAM," ujarnya.
 
Baca: Kivlan Zen (Bukan) Veteran Perang
 
Tanpa TGPF, Komnas HAM terus mengusut dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan itu. Taufan menyerahkan keputusan pembentukan tim tersebut kepada pihak berwenang.
 
"Bahwa ada ide yang ingin membuat pansus (panitia khusus) atau TGPF, kami persilakan pada yang mengusulkan untuk memutuskan itu," ungkapnya.
 
Ketua Komnas HAM itu berharap pengusutan kerusuhan tak hanya mementingkan aspek kecepatan penuntasan kasus, tapi juga memerhatikan hukum dan HAM. Komnas HAM, kata dia, telah menyampaikan hal tersebut kepada Polri.
 
Wacana TGPF kerusuhan 22 Mei mencuat. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendesak pembentukan TGPF dipercepat. TGPF diisi orang-orang independen mengungkap kasus ini secara transparan.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif