Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. MI/Rommy Pujianto.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. MI/Rommy Pujianto.

Bos PT CMI Teknologi Rugikan Negara Rp54 Miliar

Nasional suap di bakamla
Juven Martua Sitompul • 31 Juli 2019 19:02
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat transportasi informasi terintegritasi pada Bakamla tahun 2016. Rahardjo diduga merugikan uang negara sebanyak Rp54 miliar.
 
Rahardjo ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Mereka yakni Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bakamla Leni Marlena, Anggota ULP Bakamla Juli Amar Ma'ruf, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bakamla Bambang Udoyo.
 
Keempatnya disinyalir melakukan kesepakatan jahat terkait proyek pengadaan perangkat transportasi informasi terintegrasi atau Backbone Coastal Surveillance System (BCSS) pada Bakamla RI tahun 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KPK Tetapkan Dirut CMI Teknologi Tersangka Suap Bakamla
 
"Perbuatan tersebut menguntungkan diri sendiri dan atau pihak lain yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp54 miliar," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.
 
KPK hanya menangani tiga tersangka yakni Leni, Juli, dan Rahardjo. Sementara Bambang ditangani POM AL karena saat menjabat sebagai PPK yang bersangkutan merupakan anggota TNI AL.
 
Leni Marlena dan Juli Amar Ma'ruf disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sedangkan, Rahardjo Pratjihno disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
(DRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif