Terdakwa kasus korupsi bansos covid-19 Juliari P Batubara/Medcom.id/Fachri
Terdakwa kasus korupsi bansos covid-19 Juliari P Batubara/Medcom.id/Fachri

Ini Daftar Perusahaan Pemberi Fee Bansos ke Juliari

Nasional KPK Kasus Suap kasus korupsi Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi Korupsi Bansos Covid-19 Juliari P Batubara
Fachri Audhia Hafiez • 21 April 2021 14:37
Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan daftar perusahaan yang diduga memberikan fee kepada mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Fee itu diduga untuk memuluskan perusahaan mendapatkan proyek penyedia bantuan sosial (bansos) covid-19.
 
"Penerimaan uang fee yang seluruhnya berjumlah Rp29,25 miliar dari beberapa penyedia barang lainnya dalam pengadaan bantuan sosial sembako," ujar JPU KPK Ikhsan Fernandi saat persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 21 April 2021.
 
Menurut jaksa, uang itu jadi bagian dari total suap yang diterima Juliari sebesar Rp32,48 miliar. Juliari dijerat terkait penerimaan suap Rp1,28 miliar dari konsultan hukum Harry Van Sidabukke.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, Rp1,96 miliar dari Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja. Uang tersebut diterima melalui dua pejabat pembuat komitmen (PPK) bansos Kementerian Sosial (Kemensos) Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. 
 
Baca: Juliari Bantah Dakwaan Jaksa Terkait Suap Rp29,25 Miliar
 
Berikut ini daftar perusahaan dan jumlah fee yang diberikan kepada Juliari:
 
A. Pada Mei 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 1 sebesar Rp 1,77 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya, Rp170 juta
2. PT Tahta Djaga Internasional, Rp150 juta
3. PT Girimekar Abadi Jaya, Rp100 juta
4. CV Bahtera Assa, Rp85 juta
5. PT Andalan Persik International, Rp50 juta
6. CV Moun Cino Rp25 juta
7. PT Girimekar Abadi Jaya, Rp50 juta
8. CV Moun Cino, Rp25 juta
9. Puskop Yustisia Adil Makmur, Rp250 juta
10. Primer Koperasi Sehati, Rp30 juta
11. PT Galasari Gunung Sejahtera, Rp50 juta
12. PT Tujuh Putra Bersaudara, Rp50 juta
13. PT Dharma Lantara Jaya, Rp475 juta
14. PT Asricitra Pratama, Rp50 juta
15. PT Andalan Pesik International, Rp50 juta
16. PT Anugerah Bangun Kencana, Rp50 juta
17. PT Bismacindo Perkasa, Rp50 juta
18. PT Asricitra Pratama, Rp50 juta.
 
B. Akhir Mei 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 3 sebesar Rp1,78 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya, Rp170 juta
2. PT Girimekar Abadi Jaya, Rp75 juta
3. PT Andalan Pesik International, Rp50 juta
4. CV Moun Cino, Rp30 juta
5. CV Bahtera Assa, Rp80 juta
6. PT Galasari Gunung Sejahtera, Rp50 juta
7. Primer Koperasi Sehati, Rp50 juta
8. PT Riskaindo Jaya, Rp200 juta
9. PT Afira Indah Megatama, Rp500 juta
10. PT Spartan Mitra Selaras, Rp50 juta
11. PT Anasta Foxconindo, Rp400 juta
12. PT Anugerah Bangun Kencana, Rp50 juta
13. CV Nurani Cemerlang, Rp25 juta
14. PT Anomali Lumbung Artha, Rp50 juta.
 
 

C. Awal Juni-pertengahan Juli 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap komunitas 1 sebesar Rp3,75 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp50 juta
2. PT Asricitra Pratama Rp50 juta
3. PT Wira Cipta Perkasa Rp1 miliar
4. PT Akhtar Raihan Mora Utama Rp100 juta
5. PT Dutateknolayan Abaditama Rp100 juta
6. PT Big Group Indonesia Rp300 juta
7. PT Guna Nata Dirga Rp600 juta
8. CV Nurani Cemerlang Rp50 juta
9. PT Azura Cahaya Asia Rp5 juta
10. PT Raksasa Bisnis Indonesia Rp300 juta
11. PT Era Nusa Prestasi Rp50 juta
12. PT Citra Mutiara Bangun Persada Rp600 juta
13. PT Karunia Berkah Sejahtera Rp550 juta.
 
D. Awal Juni 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 5 sebesar Rp 5,82 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT  Bumi Pangan Digdaya Rp120 juta
2. PT Karunia Berkah Sejahtera Rp550 juta
3. PT Arvin Anugrah Kharisma Rp150 juta
4. PT Krishna Selaras Sejahtera Rp600 juta
5. PT Raksasa Bisnis Indonesia Rp 900 juta
6. PT Mido Indonesia Rp 100 juta
7. PT Pandawa Sentra Komputika Rp 600 juta
8. PT Lestari Jayantha Nirmala Rp 1,2 miliar
9. PT Era Nusa Prestasi Rp 32 juta
10. PT Kirana Catur Arjuna Rp 250 juta
11. PT Asricitra Pratama Rp 50 juta
12. PT Guna Nata Dirga Rp 600 juta
13. PT Anomali Lumbung Artha Rp 50 juta
14. PT Afira Indah Megatama Rp 600 juta
15. PT Bumi Pangan Digdaya Rp 50 juta.
 
E. Akhir Juni 2020 hingga awal Juli 2020 menerima Rp 5,57 dari penyedia bansos tahap 6. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp100 juta
2. PT Laras Makmur Sentosa Rp600 juta
3. PT Wira Cipta Perkasa Rp600 juta
4. PT Dwi Inti Putra Rp50 juta
5. PT GUNA NATA DIRGA Rp825 juta
6. PT Putra Swarnabhumi Rp 50 juta
7. PT Riskaindo Jaya Rp 500 juta
8. PT Multi Wira Mandiri Rp 120 juta
9. PT Mido Indonesia Rp40 juta
10. PT Restu Sinergi Pratama Rp700 juta
11. PT Rezeki Selaras Mandiri Rp300 juta
13. PT Anugerah Bangun Kencana Rp500 juta
12. PT Total Abadi Solusindo Rp50 juta
13. PT Asricitra Pratama Rp50 juta
14. PT Trimedia Imaji Rekso Abadi Rp450 juta
15. PT Thara Jaya Niaga Rp50 juta
16. PT Era Nusa Prestasi Rp20 juta
17. PT Anomali Lumbung Artha Rp50 juta
18. PT Karunia Berkah Sejahtera Rp270 juta
19. PT SUBUR JAYA GEMILANG Rp250 juta.
 
 

F. Pertengahan Juli 2020 hingga akhir Juli 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 7 sebesar Rp1,94 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp100 juta
2. PT Global Tri Jaya Rp100 juta
3. PT Trimedia Imaji Rekso Abadi Rp425 juta
4. PT Toima Jaya Bersama Rp300 juta
5. PT Asricitra Pratama Rp50 juta
6. PT Mido Indonesia Rp25 juta
7. PT Bismacindo Perkasa Rp50 juta
8. PT NDT Indonesia Rp570 juta
9. PT Brahman Farm Rp300 juta
10. PT Dutateknolayan Abaditama Rp25 juta.
 
G. Akhir Juli 2020 hingga pertengahan Agustus 2020 menerima dari penyedia bansos tahap 8 sebesar Rp 2,02 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp100 juta
2. PT Asricitra Pratama Rp100 juta
3. PT Hohian Putra Jaya Rp300 juta
4. PT Era Nusa Prestasi Rp30 juta
5. PT Inti Jasa Utama Rp300 juta
6. PT Gosyen Sejahtera Utama Rp250 juta
7. PT Multi Wira Mandiri Rp375 juta
8. PT. Laras Makmur Sentosa Rp570 juta
 
H. Pertengahan Agustus 2020 hingga akhir Agustus 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 9 Rp1,380 miliar. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp90 juta
2. PT Asricitra Pratama Rp100 juta
3. PT Total Abadi Solusindo Rp500 juta
4. PT Brahman Farm Rp250 juta
5. PT Rubi Convex Rp240 juta
6. PT Putra Swarnabhumi Rp 200 juta
 
 

I. Akhir Agustus 2020 hingga pertengahan September 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 10 sebesar Rp 150 juta. Perusahaan yang diduga menyerahkan adalah:
1. PT Bumi Pangan Digdaya Rp50 juta
2. PT Asricitra Pratama Rp100 juta
 
J. Pertengahan September 2020 sampai awal Oktober 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 11 sebesar Rp 1,6 miliar
1. PT Inti Jasa Utama Rp600 juta
2. PT Restu Sinergi Pratama Rp1 miliar
 
K. Awal November 2020 hingga akhir November 2020 menerima uang dari penyedia bansos tahap 12 yakni PT Hohian Putra Jaya sebesar Rp150 juta
 
L. Awal November 2020 sampai akhir November 2020 menerima uang dari beberapa penyedia bansos di tahap komunitas 2 sebesar Rp 2,570 miliar
1. PT Topindo Raya Sejati Rp1 miliar
2. PT Rubi Convex Rp150 juta
3. PT Hohian Putra Jaya Rp 300 juta
4. PT Kediri Surya Nusantara Rp 200 juta
5. PT inti Jasa Utama Rp 620 juta
6. PT Laras Makmur Sentosa Rp 300 juta.
 
Adi Wahyono selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengadaan bansos sembako diduga juga menerima uang dari penyedia bansos sebanyak Rp700 juta. Berikut perusahaan yang memberikan uang ke Adi:
1. PT Anomali Lumbung Artha Rp200 juta
2. PT Integra Padma Mandiri Rp50 juta
3. PT Bismacindo Perkasa Rp100 juta
4. PT Asri Citra Rp100 juta
5. PT Brahman Farm Rp50 juta
6. CV Nurani Cemerlang Rp50 juta
7. PT Total Abadi Solusi Rp100 juta
8. PT Duta Abadi Teknolayan Rp 50 juta.
 
(ADN)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif