Ilustrasi sidang Krakatau Steel - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Ilustrasi sidang Krakatau Steel - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Saksi Dijanjikan Rp200 Juta Kenalkan Makelar Proyek di Krakatau Steel

Nasional krakatau steel
Candra Yuri Nuralam • 08 Juli 2019 16:31
Jakarta: Direktur PT Graha Mahardika, Tedja Widjaja mengaku pernah dijanjikan uang Rp200 juta oleh Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutardja. Ini lantaran Tedja mengenalkan Kenneth pada seorang dari pihak swasta bernama Alexander Muskitta.
 
"Mereka (Alexander dan Kenneth) pernah menang tender di 2009, 2010. Saya dikasih tahu oleh keduanya dan saat itu saya juga diberitahu akan diberi bagian, saya enggak inget berapa, tapi kayaknya Rp200 juta, diberikan bertahap. Itu dari proyek 2010 itu," kata Tedja saat bersaksi untuk terdakwa Kenneth di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juli 2019.
 
Tedja mengungkapkan pada 2009, Alexander bercerita sedang membutuhkan vendor untuk proyek di PT Krakatau Steel. Tedja lantas mengenalkan Alexander dengan Kenneth.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertemuan ketiganya berlangsung beberapa kali, salah satunya di kantor Kenneth. Tedja mengaku usai mengenalkan Kenneth dan Alexander, keduanya sering melakukan bisnis bersama. Beberapa tender juga berjalan mulus.
 
Kenneth merasa harus berterima kasih kepada Tedja karena bisnisnya lancar. Kenneth lantas menjanjikan uang Rp 200 juta.
 
Namun, Tedja mengaku Kenneth tidak pernah memberikan uang itu. Hal itu lantaran Kenneth pernah bercerita sedang sulit.
 
"Saya sama Kenneth kan suka main golf, dia bilang dulu rugi. Saya bilang sama Kenneth, kalau rugi ya saya enggak mau dikasih uang. Saya bilang lanjut saja saya enggak apa-apa ya," ujar Tedja.
 
Tedja mengaku tidak tahu menahu proyek yang dimaksud rugi oleh Kenneth. Namun, dia menyebut proyek bersama Alexander itu terjadi pada 2010.
 
(Baca juga:Krakatau Steel Terbuai Tjokro Bersaudara)
 
Dia juga mengaku tidak pernah lagi beruhubungan dengan Alexander dan Kenneth. Pertemuan terakhir mereka disebut di tahun 2009 atau 2010.
 
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus proyek pengadaan kontainer dan boiler di pabrik blast furnace PTKS, Cilegon, Banten. Keempatnya yakni Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro; pihak swasta, Alexander Muskitta; Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutradja; dan Bos Tjokro Group, Kurniawan Eddy Tjokro.
 
Suap terjadi pada 2019, saat Direktorat Teknologi dan Produksi PTKS merencanakan kebutuhan barang dan peralatan, masing-masing bernilai Rp24 miliar dan Rp2,4 miliar. Alexander Muskitta diduga menawarkan beberapa rekanan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut kepada Wisnu Kuncoro dan disetujui.
 
Alexander Muskitta menyepakati komitmen fee dengan rekanan yang disetujui, yakni PT Grand Kartech dan Tjokro Group senilai 10 persen dari nilai kontrak. Alexander Muskitta diduga mewakili dan mengatasnamakan Wisnu Koncoro sebagai direktur teknologi dan produksi PTKS.
 
Alexander Muskitta meminta Rp50 juta kepada Kenneth Sutardja dari PTGK dan Rp100 juta kepada Kurniawan Eddy Tjokro dari GT. Pada 20 Maret 2019, Alexander Muskitta menerima cek Rp50 juta dari Kurniawan Eddy Tjokro yang kemudian disetorkan ke rekening.
 
Alexander Muskitta juga menerima uang US$4 ribu atau setara Rp56,64 juta dan Rp45 juta di sebuah kedai kopi di Jakarta Selatan. Uang tersebut kemudian disetorkan ke rekening Alexander Muskitta.
 
Wisnu Kuncoro dan Alexander Muskitta sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Kenneth Sutardja dam Kurniawan Eddy Tjokro selaku penyuap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
(Baca juga:Dua Bos Perusahaan Swasta Didakwa Menyuap Petinggi Krakatau Steel)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif