Idrus Mengaku Minta Mobil Jenazah ke Sofyan
Mantan Menteri Sosial Idrus Marham bersaksi di Pengadilan Tipikor - Medcom.id/Damar Iradat.
Jakarta: Mantan Menteri Sosial Idrus Marham mengaku pernah meminta sejumlah bantuan kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir. Salah satunya bantuan pengadaan mobil ambulans dan operasional untuk Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia.

Hal tersebut diungkap Idrus saat bersaksi untuk terdakwa Bos Blackgold Natural Resoursces Limited Johannes Budisutrisno Kotjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Idrus mengaku permintaan itu disampaikan saat keduanya bertemu di kediaman Sofyan.

"Saya sampaikan, 'Pak Sofyan mungkin ada CSR, pemuda masjid butuh mobil dan ambulans. Baru tiga buah waktu munas'," kata Idrus di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018.


Idrus menjelaskan mobil itu diminta untuk masjid di setiap provinsi. Namun, permintaan itu tidak memaksa. 

Mantan Sekjen Partai Golkar itu mengatakan pertemuan di kediaman Sofyan turut dihadiri oleh mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Kotjo. Kendati demikian, menurut Idrus, kedatangannya ke Sofyan Basir memiliki tujuan berbeda dengan Eni dan Kotjo.

"Belakangan, yang dibicarakan Pak Kotjo yang saya dengar bahwa PLTU Riau-I sudah mau final. Lalu masalah pengembangan, lalu Pak Sofyan mengatakan pengembangan ini saja belum selesai," tutur Idrus.

(Baca juga: Idrus Minta 30 Mobil Jenazah kepada Sofyan)

Sementara itu, Idrus mengatakan perbincangannnya dengan Sofyan meliputi tiga topik. Soal situasi politik terkini, persoalan umat islam, dan secara khusus membicarakan tentang program listrik desa.

"Di Kemensos kan baru ada 41 kabupaten/kota di perbatasan," tutur dia. 

Pada persidangan sebelumnya, Sofyan mengungkapkan permintaan 30 mobil jenazah untuk masjid di sejumlah daerah dari Idrus. Permintaan itu, kata dia, juga disampaikan oleh Eni lewat sambungan telepon.

Ia juga mengakui pernah menawarkan bantuan tersebut melalui dana program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN, namun, pihaknya hanya mampu membantu memberikan tiga unit mobil jenazah. Ia lantas menyarankan agar Idrus meminta bantuan tersebut ke Kotjo.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id