KPK Buru 'Tangan Kanan' Irwandi Yusuf
Juru bicara KPK Febri Diansyah - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari keberadaan Izil Azhar, tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait pembangunan proyek Dermaga Sabang tahun 2006-2011. Izil merupakan tangan kanan atau orang kepercayaan Gubernur nonaktif Sumatera Utara (Sumut) Irwandi Yusuf.

Sepanjang proses penyidikan, Izil sudah dua kali mangkir dari pemeriksaan, baik sebagai tersangka ataupun saksi. Penyidik tak segan menyeret Izil dari lokasi persembunyiannya.

"Kami akan lebih mengintesifkan proses pencarian dan juga nanti akan dibicarakan lebih lanjut langkah apa yang akan diambil," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 27 November 2018.


Febri belum mau bicara banyak saat disinggung langkah KPK selanjutnya setelah Izil dua kali mangkir dari pemeriksaan. Yang jelas, kata  dia, Lembaga Antikorupsi siap meminta bantuan polisi untuk menetapkan Izil ke daftar pencarian orang (DPO).

(Baca juga: Gubernur Nonaktif Aceh jadi Tersangka Gratifikasi)

"Karena dalam kasus Aceh ini hampir semua pihak sudah diproses sampai di persidangan," ujarnya.

Dalam kasus ini, Izil ditetapkan sebagai tersangka bersama Irwandi Yusuf. Izil bersama Irwandi diduga menerima gratifikasi atas pembangunan Dermaga Sabang sebesar Rp32 miliar.

Berbeda dengan Izil, berkas Irwandi justru sudah masuk ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Irwandi didakwa menerima uang suap sebesar Rp1,05 miliar dalam kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018. 

Selain itu, Irwandi juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp41,1 miliar terkait jabatannya sebagai gubernur dua periode terpisah di Serambi Makkah tersebut. Irwandi adalah Gubernur Aceh periode 2007-2012 dan periode 2017-2022.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id