Ilustrasi KPK - MI.
Ilustrasi KPK - MI.

Bos PT Hutama Karya Diperiksa Terkait Korupsi IPDN

Nasional kasus ipdn
Juven Martua Sitompul • 10 Januari 2019 11:41
Jakarta: Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung IPDN di Kabupaten Agam Sumatera Barat.
 
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BRK (Budi Rachmat Kurniawan)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 10 Januari 2018.
 
Penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Kepala Divisi Keuangan PT Hutama Karya (Persero), Anis Anjayani. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


General Manager Divisi Gedung PT Hutama Karya, Budi Rachmat Kurniawan, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan konstruksi Gedung IPDN Sumbar tahun Anggaran 2011, bersama dengan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri Dudy Jocom.
 
(Baca juga:KPK Periksa 42 Saksi Terkait Kasus Korupsi IPDN)
 
Saat proyek ini bergulir, Dudy Jocom tercatat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekjen Kemendagri tahun 2011.
 
Dalam kasus ini, Budi dan Dudy diduga telah menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Akibatnya, negara dirugikan Rp34 miliar dari total nilai proyek Rp125 miliar.
 
Atas perbuatannya, Budi dan Dudy disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 huruf a atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsisebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
 

 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif