Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Foto: MI/Mohamad Irfan.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Foto: MI/Mohamad Irfan.

Menhan Minta Masyarakat Waspadai Upaya Pecah Belah NKRI

Nasional pertahanan negara
18 Maret 2019 18:53
Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta masyarakat mewaspadai sejumlah ancaman bagi Indonesia. Ryamizard menyebut terorisme, pemberontakan dan upaya mengganti ideologi Pancasila merupakan ancaman nyata bagi Indonesia.
 
Hal itu diiungkapkan Ryamizard saat memberikan pembekalan kepada ratusan kader Komunitas Anak Republik Sumatera Utara. Pembekalan yang dikemas dalam orasi kebangsaan bertemakan Menuju Kedaulatan di Tengah Ancaman Disintegrasi Bangsa.
 
"Ancaman perubahan mindset dilakukan dengan cara cuci otak. Jika ini berhasil, selanjutnya mereka bisa lakukan apa saja, seperti mengganti ideologi negara kita dengan ideologi yang mereka pahami sendiri,” kata Ryamizard.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menhan juga mengingatkan soal ancaman Partai Komunis Indonesia (PKI) terhadap Pancasila. Sebab, sudah toga kali PKI memberontak untuk menghancurkan Indonesia. "1926, 1948 dan 1965 dan tidak berhasil. Makanya harus dicegah. Seandainya terjadi, maka PKI akan kalah karena berhadapan dengan 260 juta rakyat," ujarnya.
 
Selain PKI, kata Menhan, pemahaman khilafah juga menjadi ancaman. Kedua pemahaman tersebut harus diwaspadai agar tidak berkembang sehingga membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
“Sebagai Menhan, tugas saya adalah membuat pertahanan negeri ini lebih tangguh lagi. Sehingga NKRI tidak mudah hancur diserang berbagai ancaman yang datang, baik itu dari luar maupun dalam," ujarnya.
 
Baca:Panglima TNI Beberkan Ancaman bagi Indonesia
 
Acara pembekalan kader Komunitas Anak Republik Sumatera Utara dihadiri oleh 500 orang kaum muda dan mahasiswa. Pembekalan juga dihadiri Ketua Korwil Anak Republik Sumatera Utara Ismail Ginting, Ketua Dewan Pembina Anak Republik Arif Rahman, dan Ketua Umum Kornas Anak Republik Yahya Abdul Habib.
 
“Kegiatan ini bertujuan memantapkan langkah kaki para kader Anak Republik dalam mengawal Pemilu 2019. Selain itu menjadikan kegiatan ini sebagai momentum bagi anak muda untuk menyukseskan Pemilu," kata Yahya Abdul Habib.
 
Ketua Korwil Anak Republik Sumatera Utara, Ismail Ginting mengatakan, pihaknya sepenuhnya mendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf di Pilpres 2019. "Target yang akan dicapai untuk memenangkan Jokowi Ma'ruf di Sumatera Utara 65 persen atau 70 persen," kata Ismail Ginting.
 

(FZN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif