Ilustrasi pengadilan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengadilan. Medcom.id/M Rizal

Penggugat Holywings Rp36,5 Triliun Mau Pakai Uang untuk Bangun Rumah Ibadah

Fachri Audhia Hafiez • 06 Juli 2022 05:54
Jakarta: PT Aneka Bintang Gading (Holywings Group) digugat Rp36,5 triliun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Gugatan diajukan terkait promosi minuman beralkohol gratis dengan mambawa nama Muhammad dan Maria.
 
"Klasifikasi perkara adalah gugatan perwakilan kelompok (class action)," tulis Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus dikutip Medcom.id, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Perkara nomor 375/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst itu didaftarkan pada Jumat, 1 Juli 2022. Gugatan itu tercatat diajukan Pangeran M Negara S, Teofilus Mian Parluhutan, Andreas Saut Simanjuntak, dan Mufty Arya Dwitama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Holywings dinilai melakukan perbuatan melawan hukum. Karena menghina simbol agama Islam dan Nasrani untuk mendapatkan keuntungan materiel dari promosi minuman beralkohol, yakni membawa nama Muhammad dan Maria.
 
Pada salah satu petitumnya penggugat melayangkan kerugian materiel Rp36,5 triliun. Uang itu akan digunakan untuk pembangunan rumah ibadah.
 
"Materiel sebesar Rp36,5 triliun yang akan digunakan oleh para penggugat untuk memperbaiki dan membangun rumah ibadah," tulis gugatan dalam SIPP.
 
Penggugat juga meminta izin operasional Holywings dicabut. Holywings turut diminta meminta maaf secara terbuka.
 
"Menghukum tergugat untuk memulihkan kesucian nama Muhammad dan Maria dengan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam dan Nasrani, lewat seluruh TV nasional, media online, dan media cetak nasional serta berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari," tulis gugatan dalam SIPP.
 

Baca: Aliansi Pemuda Nusantara Gugat Holywings Rp35,5 Triliun


Kemudian, meminta Holywings dihukum membayar uang paksa (dwangsom) Rp100 juta setiap harinya. Dengan catatan, Holywings lalai dalam memenuhi isi putusan.
 
Holywings terseret kasus setelah melakukan promosi minuman alkohol gratis setiap Kamis untuk pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Enam staf Holywings sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif