Yosi Mokalu. Foto: MI/Panca Syurkani
Yosi Mokalu. Foto: MI/Panca Syurkani

Yosi Project Pop Pastikan Memenuhi Panggilan Polisi Hari Ini

Nasional judi online Investasi Bodong Binary Option Robot Trading
Siti Yona Hukmana • 22 April 2022 09:07
Jakarta: Penyanyi Herman Josis Mokalu alias Yosi Project Pop diperiksa sebagai saksi dalam kasus investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi hari ini. Yosi mengonfirmasi akan memenuhi panggilan tersebut.
 
"Yosi Project Pop hari ini (diperiksa) jam 13.00 WIB," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Jumat, 22 April 2022.
 
Seharusnya Yosi diperiksa pada Kamis, 21 April 2022. Namun, dia absen karena ada kegiatan lain. Figur publik Indonesia berdarah Minahasa, Sulawesi Utara, itu meminta penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan menjadi hari ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penuhi Panggilan, Rizky Billar-Lesti Kejora Bakal Kembalikan Duit
 
Gatot belum membeberkan keterlibatan Yosi dengan DNA Pro. Begitu pula terkait dugaan penerimaan aliran dana dari para tersangka investasi bodong tersebut. Fakta-fakta itu bakal ditelusuri melalui pemeriksaan.
 
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa penyanyi Sri Rossa Roslaina Handiyani alias Rossa pada Kamis malam, 21 April 2022. Rossa diperiksa karena sempat menyanyi dalam acara DNA Pro Akademi yang digelar di Bali pada Desember 2021.
 
Rossa mengaku tak kenal dan tidak mengetahui secara detail terkait DNA Pro. Namun, dia siap menyerahkan bayaran dari DNA Pro untuk disita polisi.
 
Selain Rossa, polisi juga memeriksa perancang busana Ivan Gunawan pekan lalu. Ivan berperan sebagai Brand Ambassador aplikasi investasi bodong tersebut. Ia menerima kontrak untuk mempromosikan DNA Pro sebesar Rp1 miliar. Fulus itu telah diserahkan ke polisi.
 
Bareskrim Polri menetapkan 12 tersangka dalam kasus DNA Pro. Sebanyak lima orang tersangka masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.
 
Tiga tersangka atas nama Daniel Zii, Eliazar Daniel Piri dan Ferawaty dicekal dan diterbitkan Red Notice. Ketiganya diduga berada di Turki.
 
Polisi menaksir kerugian korban investasi bodong DNA Pro mencapai Rp97 miliar. Kini, polisi tengah menelusuri aset para tersangka dan memeriksa para artis yang diduga menerima aliran dana dari tersangka.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif