Selebgram Rachel Vennya/Instagram/Istimewa
Selebgram Rachel Vennya/Instagram/Istimewa

Terungkap, 2 Oknum TNI Bantu Rachel Vennya Kabur

Siti Yona Hukmana • 21 Oktober 2021 16:51
Jakarta: Staf Intel Kodam Jaya mengusut dugaan tindakan non-prosedural anggota TNI, FS dalam peristiwa kaburnya Rachel Vennya dari karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara. Terungkap, FS tidak bekerja seorang diri. 
 
"Penyelidikan kemarin, pendalaman. Memang ada dua oknum yang bekerja sama," kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Oktober 2021. 
 
Baca: Selebgram Rachel Vennya Diperiksa Terkait Karantina Kesehatan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Herwin mengatakan oknum TNI lainnya berinisial IG. Herwin tak membeberkan peran IG dalam insiden Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet. IG dan FS tengah diproses polisi militer. 
 
"Keduanya dinonaktifkan dari satgas komando tugas gabungan terpadu (Kogasgabpad), bukan dinonaktifkan dari TNI ya," ungkap Herwin. 
 
FS dikembalikan ke satuannya di TNI Angkatan Udara (AU), sedangkan IG dikembalikan ke satuan di Wing 1/Paskhas. FS semula bertugas sebagai satgas pengamanan Bandara Soekarno-Hatta, sedangkan IG bertugas sebagai satgas pengamanan di Wisma Atlet, Pademangan. 
 
Terungkap, 2 Oknum TNI Bantu Rachel Vennya Kabur
Selebgram Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet/Instagram.
 
Rachel diduga melarikan diri dari Wisma Atlet saat karantina usai kembali dari Amerika Serikat pada Jumat, 17 September 2021. Dia dibantu FS dengan menyodorkan keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021, tanggal 15 September 2021, terkait siapa saja yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan.
 
Pertama, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia. Kedua, pelajar/mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. Ketiga, pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.
 
Rachel Vennya tidak berhak mendapat fasilitas karantina mengacu keputusan yang diperlihatkan FS. Ditemukan adanya dugaan tindakan non-prosedural yang dilakukan FS. 
 
Oknum TNI itu mengatur agar selegram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. Seharusnya, Rachel menerima surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 18 Tahun 2021, yang isinya tamu/warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam atau 8 hari.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif