Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Polda Metro Diminta Segera Usut Pemalsuan Label SNI

Nasional pemalsuan
Juven Martua Sitompul • 03 Juli 2020 14:46
Jakarta: Polda Metro Jaya diminta transparan dalam mengusut kasus pemalsuan label standar nasional Indonesia (SNI). Sebab, kasus ini berpotensi merugikan keuangan negara hingga Rp2,7 triliun.
 
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengingatkan aparat hukum harus menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor), yang jelas merugikan keuangan negara. Apalagi jika nilaiinya sangat besar.
 
"Dugaan tipikor Rp2,7 triliun bukan angka yang kecil," kata anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia meminta aparat kepolisian segera melanjutkan proses hukum tersebut. Hal itu untuk memastikan keadilan hukum bagi semua pihak.
 
"Meminta agar kasus dipercepat untuk mendapatkan kepastian dan keadilan hukum," kata Nasir.
 
Baca: Pelapor Diminta Adukan Kasus Pemalsuan Label SNI ke Propam
 
Sebelumnya, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengkritik penanganan kasus ini. Poengky bahkan meminta pihak pelapor mengadukan masalah itu ke Irwasda dan Propam.
 
"Pelapor kasus pemalsuan dapat melaporkan kepada Irwasda dan Propam selaku pengawas internal Polri, untuk melihat apakah ada yang dilanggar oleh penyidik," kata Poengky kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Poengky menekankan pentingnya penyidik bersikap profesional. Penyidik diminta berpedoman pada Peraturan Kapolri (Perkap) tentang Penyidikan Tindak Pidana dalam melaksanakan tugasnya.
 
"Penyidik berpedoman pada Perkap tentang penyidikan tindak pidana," tegas Poengky.
 

(JMS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif