Ketua KY Jaja Ahmad Jayus (tengah) di kantornya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis 26 Desember 2019. Medcom/Theofilus Ifan.
Ketua KY Jaja Ahmad Jayus (tengah) di kantornya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis 26 Desember 2019. Medcom/Theofilus Ifan.

KY Bahas Teknis Pengamanan Hakim

Nasional komisi yudisial
Theofilus Ifan Sucipto • 26 Desember 2019 17:02
Jakarta: Komisi Yudisial (KY) masih berkomunikasi dengan sejumlah lembaga membahas teknis pengamanan hakim. Pembahasan masih di tahap dengar pendapat.
 
"Kemarin tim teknis kita sudah diskusi dengan Mahkamah Agung, brainstorming masalah untuk diidentifikasi dan mencari kemungkinan solusinya," kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus di kantornya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis 26 Desember 2019.
 
Jaja menyebut isu pengamanan hakim telah dibahas sejak 2012. Ketua MA kala itu, Harifin Andi Tumpa, disebut juga membahas hal tersebut dengan mencetuskan istilah 'polisi pengadilan.'

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Jaja, pengamanan sangat penting untuk menunjang kinerja hakim. Dia yakin hakim bakal lebih profesional jika merasa aman.
 
"Supaya hakim bisa tenang menyelesaikan perkara dan jernih melihat fakta-fakta hukum di persidangan," ujar Jaja.
 
KY terus mendorong rampungnya teknis pengamanan hakim. Rencananya, sejumlah institusi seperti Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan digandeng mewujudkan hal itu.
 
"Kalau nanti polisi pengadilan (disetujui), sisi anggarannya di polisi atau MA. Teman-teman sekretaris jenderal yang akan mendiskusikan tentang itu," tutur Jaja.
 
Jaja tak menutup kemungkinan wacana pengamanan hakim masuk dalam Revisi Undang-Undang (RUU) Tentang Komisi Yudisial. Namun, kata dia, poin keamanan hakim sudah tertulis dalam Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim yang berada di bawah Mahkamah Agung.
 
"Di sana (PP) hakim berhak memperoleh perindungan keamanan. Jadi tinggal teknisnya bagaimana," pungkas Jaja.
 

 
(DRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif