Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

Polres Jakbar Bantah Setrum Lutfi

Nasional unjuk rasa Demonstrasi Mahasiswa
Candra Yuri Nuralam • 23 Januari 2020 09:11
Jakarta: Polisi bantah adanya penyetruman saat menginterogasi terdakwa kasus demonstrasi berujung kerusuhan, Dede Lutfi Alfiandi. Ini merespons pengakuan Lutfi dalam persidangan kasus dugaan melawan aparat saat unjuk rasa pada September 2019.
 
"Kita pakai logika saja. Waktu itu yang diamankan banyak orang, kalau dia (lutfi) doang yang disetrum kan tidak mungkin," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Audie mengatakan Lutfi diamankan bersama dengan sejumlah demonstran lainnya. Audie yakin apabila penyetruman benar dilakukan maka bakal ada saksi mata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya ya kalau terjadi insiden penyetruman, kalau pun terjadi, pasti kan dilihat banyak orang," ujarnya.
 
Audi mengaku sudah mengonfirmasi pengakuan Lutfi ke jajarannya. Menurut dia, Lutfi dan para pedemo di Gedung MPR/DPR hanya diamankan.
 
"Dan itu ditangani Polres Metro Jakpus (Jakarta Pusat). Kita hanya untuk mengamankan saja. Kemudian Polres Jakpus yang tindak lanjuti," ujar Audie.
 
Lutfi didakwa melawan polisi saat aksi demonstrasi Senin, 30 September 2019. Jaksa menyebut Lutfi melakukan kekerasan terhadap aparat yang berjaga di depan gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat.
 
Saat sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 20 Januari 2020, Lutfi bercerita dipaksa mengakui perbuatan melempar batu ke arah aparat keamanan. Lutfi kemudian dianiaya polisi.
 
"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jamlah," kata Lutfi.
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mempersilakan peserta demo di DPR melapor ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Korps Bhayangkara dipastikan profesional dalam memproses laporan ini.
 
"Ada mekanismenya. Kalau memang enggak terima, ada yang namanya dewan pengawas kita, Propam. Laporkan bila perlu," ujar Yusri.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif