Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari buronan Harun Masiku. Harun disebut sempat terdeteksi di Tanah Air.
"Info yang saya punya, Agustus kemarin masih di Indonesia," kata penyidik nonaktif KPK Ronald Sinyal melalui keterangan tertulis, Senin, 6 September 2021.
Ronald enggan memerinci lebih jauh lokasi Harun. Namun, dia meyakini informasi yang diterimanya amat akurat.
Sebelumnya, KPK menegaskan terus memburu Harun Masiku yang terserat kasus dugaan suap terhadap eks Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Lembaga Antikorupsi sudah memasukkan Harun dalam daftar red notice.
Baca: KPK Tidak Mau Gegabah Menjerat Azis Syamsuddin
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengaku mengendus keberadaan buronan Harun Masiku di luar negeri sejak lama. Harun Masiku dipastikan tidak berada di dalam negeri.
"Sebelum (Kepala Satuan Tugas nonaktif KPK) Harun Al-Rasyid teriak-teriak saya tahu tempatnya, saya tahu tempatnya, tapi tempatnya bukan di dalam (negeri)," kata Karyoto, Selasa, 24 Agustus 2021.
Karyoto mengaku sangat bernafsu menangkap Harun. Namun, informasi pencarian dibatasi karena dikhawatirkan Harun berpindah ketika lokasinya diketahui.
"Memang enggak patut kita sampaikan info-infonya bisa ke mana-mana. Kalau dia tahu kita sedang cari di mana dia geser bingung lagi kita," kata Karyoto.
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
Jakarta: Komisi Pemberantasan
Korupsi (
KPK) masih mencari buronan Harun Masiku. Harun disebut sempat terdeteksi di Tanah Air.
"Info yang saya punya, Agustus kemarin masih di Indonesia," kata penyidik nonaktif KPK Ronald Sinyal melalui keterangan tertulis, Senin, 6 September 2021.
Ronald enggan memerinci lebih jauh lokasi Harun. Namun, dia meyakini informasi yang diterimanya amat akurat.
Sebelumnya, KPK menegaskan terus memburu Harun Masiku yang terserat kasus dugaan suap terhadap eks Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Lembaga Antikorupsi sudah memasukkan Harun dalam daftar
red notice.
Baca:
KPK Tidak Mau Gegabah Menjerat Azis Syamsuddin
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengaku mengendus keberadaan buronan Harun Masiku di luar negeri sejak lama. Harun Masiku dipastikan tidak berada di dalam negeri.
"Sebelum (Kepala Satuan Tugas nonaktif KPK) Harun Al-Rasyid teriak-teriak saya tahu tempatnya, saya tahu tempatnya, tapi tempatnya bukan di dalam (negeri)," kata Karyoto, Selasa, 24 Agustus 2021.
Karyoto mengaku sangat bernafsu menangkap Harun. Namun, informasi pencarian dibatasi karena dikhawatirkan Harun berpindah ketika lokasinya diketahui.
"Memang enggak patut kita sampaikan info-infonya bisa ke mana-mana. Kalau dia tahu kita sedang cari di mana dia geser bingung lagi kita," kata Karyoto.
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk
https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)