Wali Kota nonaktif Bekasi, Rahmat Effendi. Medcom.id/Candra
Wali Kota nonaktif Bekasi, Rahmat Effendi. Medcom.id/Candra

Rahmat Effendi Segera Diadili

Nasional KPK Kasus Suap Pengadilan Rahmat Effendi tersangka
Candra Yuri Nuralam • 29 April 2022 09:34
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas perkara Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi. Dia segera diadili dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Bekasi.
 
"Tim penyidik, 28 April 2022, telah selesai melaksanakan tahap dua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dengan tersangka RE (Rahmat Effendi) dan kawan-kawan kepada tim jaksa," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 29 April 2022.
 
KPK juga merampungkan berkas perkara Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, M Bunyamin; Lurah Jatisari, Mulyadi; Camat Jatisampurna, Wahyudin; dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi. Penahanan kelima orang itu ditambah menjadi 20 hari sampai 17 Mei 2022. Mereka berstatus tahanan jaksa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rahmat dan Wahyudin mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Gedung Merah Putih. Sementara itu, Bunyamin, Mulyadi, dan Jumhana mendekam di Rutan KPK cabang Kavling C1.
 
"Pelimpahan berkas perkara dan surat dakwaan dalam waktu 14 hari kerja segera dilaksanakan tim jaksa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)," ujar Ali.
 
Baca: KPK Selisik Pola Pencucian Uang Rahmat Effendi
 
Mereka bakal diadili di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung. Berkas dakwaan langsung diserahkan ke Pengadilan Negeri Bandung setelah rampung.
 
Sebanyak 14 orang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi. Sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka.
 
Sebanyak lima tersangka berstatus sebagai penerima. Mereka ialah Rahmat Effendi; M Bunyamin; Mulyadi; Wahyudin; dan Jumhana Lutfi.
 
Sementara itu, empat tersangka sebagai pemberi suap. Mereka, yakni Direktur PT MAM Energindo, Ali Amril; pihak swasta, Lai Bui Min; Direktur Kota Bintang Rayatri, Suryadi; dan Camat Rawalumbu, Makhfud Saifudin.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif