Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

7 Tahun Kasus Kematian Akseyna Mangkrak, Ini Kata Polisi

Rahmatul Fajri • 30 Juni 2022 19:58
Jakarta: Polda Metro Jaya menyatakan masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Akseyna Ahad Dori, pada 2015 silam. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih terus berupaya melakukan penyelidikan, karena kasusnya belum kedaluwarsa.
 
"Terkait kasus Akseyna kami tetap bekerja ya. Kan kasus ini ada kedaluwarsanya, ini kan kedaluwarsanya belum berlaku," ujar Zulpan kepada wartawan, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Zulpan menegaskan penyelidikan kasus yang terjadi pada 2015 itu tetap berjalan walaupun pejabat dan petinggi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah beberapa kali berganti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, beredar unggahan surat balasan Biro Pengawas Bareskrim Polri kepada pihak keluarga Akseyna di media sosial. Dalam surat yang ditujukan kepada ayah Akseyna, Marsekal Pertama (Marsma) Purnawirawan Mardoto, disebutkan Biro Pengawas Bareskrim sudah menerima surat aduan terkait penanganan kasus Akseyna.
 

Baca: Demi Kemaslahatan, Polri Dukung Legalisasi Ganja untuk Medis


Selanjutnya, Biro Pengawas Bareskrim Polri sudah mengarahkan Direktur Reserse Kriminal Umum untuk menyampaikan laporan hasil penanganan perkara.
 
"Adapun tindak lanjut yang telah dilakukan dengan membuat dan mengirimkan petunjuk arahan dan permintaan laporan hasil penanganan perkara kepada Dirreskrimum Polda Metro Jaya terkait proses penanganan laporan pengaduan yang dimaksud," seperti dikutip dari surat tersebut.
 
Akseyna ditemukan meninggal di Danau Kenanga, Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, 26 Maret 2015. Selama tujuh tahun, kasus ini tak kunjung menemukan titik terang.
 
Mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Matematika dan IPA UI diduga bunuh diri. Namun, seiring dengan berjalan penyelidikan, polisi menyebut bahwa Akseyna merupakan korban pembunuhan.
 
Mardoto mengungkapkan pihak keluarga terus berupaya mencari informasi berkait kematian putranya selama tujuh tahun ini. Upaya terkini, pihak keluarga mengirimkan surat untuk mengusut kasus Akseyna kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Polda Jawa Barat, Polres Metro Depok, hingga Polsek Beji.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif