Ilustrasi Komisi Yudisial/MI/Adam Dwi.
Ilustrasi Komisi Yudisial/MI/Adam Dwi.

83 Laporan Diterima KY Selama Pandemi Korona

Nasional Virus Korona komisi yudisial
Candra Yuri Nuralam • 12 Mei 2020 16:52
Jakarta: Komisi Yudisial (KY) tetap menerima laporan dugaan menyelewengan yang dilakukan pengadilan selama wabah virus korona (covid-19) melanda. Sebanyak 83 laporan dugaan pelanggaran etik insan pengadilan diterima KY selama pandemi korona.
 
"Sebanyak 16 per hari kemarin di hari Senin (11 Mei 2020), di April ada 83 laporan, baik langsung, surat maupun online," kata Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Yajus dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Jaja mengatakan laporan yang masuk ke KY selama pandemi berkurang. Biasanya, kata dia, dalam sebulan KY biasa menerima 120 sampai 150 laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dalam pengadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Layanan Daring KY Diklaim Efisien
 
Sebanyak 700 laporan masyarakat diterima KY sejak Januari hingga April 2020.Laporan diprediksi terus bertambah sampai akhir 2020.
 
"Sampai April itu kita sudah itu kita sudah ada 781 laporan, kalau seandainya dihitung rata-rata tujuh bulan ke depan 100, maka laporan tahun ini diprediksi 1.500 sampai 1.600-an," ujar Jaja.
 
Jaja memprediksi laporan masyarakat akan meningkat tahun ini. Padahal, kata dia, jumlah laporan masyarakat sempat menurun di 2019.
 
"Laporan itu masih sangat tinggi, walaupun dibandingkan tahun kemarin ada penurunan, dari 1756 (2018) jadi 1540-an laporan (2019)," ucap Jaja.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif