Ilustrasi KTP. MI/Arya Manggala (Pythag Kurniati)
Ilustrasi KTP. MI/Arya Manggala (Pythag Kurniati)

Pelaku Jual Beli Data Kependudukan Diringkus

Nasional cyber security kejahatan cyber
Juven Martua Sitompul • 16 Agustus 2019 05:21
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap seorang berinisial C, pelaku penjual data kependudukan dan rekening melalui situs dan aplikasi perpesanan berinisial. C ditangkap di Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 Agustus 2019.
 
"Modusnya adalah yang bersangkutan menjual dari situs temanmarketing.com, di mana di dalamnya dicantumkan yang membutuhkan data bisa ke situs tersebut dan dicantumkan nomor tersangka ini," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Kombes Polisi Asep Syafruddin dikutip dari Antara, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
C ditangkap setelah polisi menyamar sebagai pembeli melalui aplikasi temanmarketing.com tersebut. Setelah melakukan pemesanan, petugas akhirnya mendapatkan bukti transaksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Asep, pelaku sempat menawarkan beberapa paket yang harganya disesuaikan dengan jumlah data. Harga dari mulai Rp350.000 hingga Rp20 juta.
 
(Baca: Penjual NIK dan KK Via Medsos Diburu)
 
Asep mengatakan C memiliki jutaan data meliputi nama lengkap, nomor telepon genggam, alamat, dan nomor induk kependudukan. C bahkan mengantongi nomor KK, rekening bank, nomor kartu kredit serta data pribadi lain.
 
Polisi masih mendalami sumber data dan konsumen pelaku. Dari keterangan awal pelaku mendapatkan data tersebut dari seseorang berinisial I. I mendapatkan komisi sebesar Rp50.000 dari setiap transaksi.
 
"Dari mana dia mendapatkannya, kemudian kepada siapa dia menjualnya, konsumennya, itu tim kami masih terus melakukan pendalaman secara lebih jelas lagi terhadap kasus ini," pungkas Asep.
(Azhar Bagas Ramadhan)
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif