Pelaku ilustrasi. Foto: Medcom.id
Pelaku ilustrasi. Foto: Medcom.id

Tersangka Rusuh Demo Mujahid 212 Bertambah

Nasional terorisme aksi massa
Kautsar Widya Prabowo • 09 Oktober 2019 19:33
Jakarta: Polisi kembali menetapkan tersangka kerusuhan saat demo Mujahid 212. Tersangka berinisial MN bekerja sama dengan dosen nonaktif Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdulah Basith (AB).
 
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan MN melakukan pertemuan untuk merencanakan pengeboman di sejumlah titik di Jakarta. Salah satunya mengagalkan pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
 
"Saudara MN menginisiasi secara aktif terkait pertemuan itu," ujar Asep di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


MN merupakan wiraswasta. Dia juga aktif menjadi anggota inti Majelis Kebangsaan Pancasila Jiwa Nusantara. Perkumpulan itu kerap membuat diskusi wawasan kebangsaan yang beranggapan MPR harus diisi oleh agamawan, cendekiawan, dan TNI.
 
MN disangka melanggar Pasal 169 KUHP tentang berkumpul untuk merencanakan tindakan kejahatan dan Undang-Unsang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan bahan peledak.
 
Sebelumnya, Polisi menetapkan Abdulah Basith sebagai tersangka kerusuhan saat aksi mujahid 212, di Jakarta, Sabtu, 28 September 2019. Ia ditangkap di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Tangerang Kota, pukul 01.00 WIB.
 
Polisi menyita 29 bom molotov yang disimpan di kediaman Abdulah di Perumahan Pakuan Regency Linggabuana, RT 003/007, Bogor Barat, Kota Bogor.
 
Saat ini sudah ada 11 tersangka, yaitu MN, MAB, S, OS, JAF, AL, AD, SAM, YF, ALI, dan FEB. Mereka semua diduga terlibat dalam perencanaan kerusuhan.
 
Mereka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif