Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Dari Lapas, Bandar Atur Pengiriman Narkoba Via Ojek Online

Nasional narapidana narkoba ojek online
Kautsar Widya Prabowo • 15 November 2020 23:47
Jakarta: Polisi kembali menemukan kasus pengendalian narkoba dari lembaga pemasyarakatan (lapas). Hal tersebut terkuak berdasarkan penangkapan tersangka, DM, 22.
 
Kapolsek Tambora, Jakarta Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Moh Faruk Rozi, mengatakan DM dibekuk di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. DM mengaku mendapatkan arahan Rian, narapidana salah satu lapas di Jakarta.
 
"Dirinya mendapat perintah untuk melakukan pengiriman barang haram tersebut dari seseorang yang bernama Rian selaku pengendali," ujar Faruk di Jakarta, Minggu, 15 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, Rian mengirim sabu seberat 101 gram menggunakan ojek berbasis daring. DM mendapat bayaran Rp2 juta untuk mengedarkan barang itu.
 
Baca: Polisi Bongkar Pengedaran Narkoba Lewat Ojek Online
 
DM mengaku ini bukan kali pertama ia melancarkan aksinya bersama Rian. Modus pengiriman narkoba via jasa pengiriman kerap dipakai Rian.
 
"Kurang lebih sebanyak 30 kali dengan menggunakan jasa pengiriman barang secara online," terang Faruk.
 
Atas perbuatannya, DM dikenakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif