Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Oknum TNI Perusak Polsek Ciracas Gunakan Airsoft Gun Hingga Batu

Nasional perusakan Perusakan Polsek Ciracas
Zaenal Arifin • 20 November 2020 03:29
Jakarta: Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI melimpahkan berkas perkara 77 oknum TNI tersangka perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, ke Oditur Militer II-07 Jakarta, Kamis, 19 November 2020. Proses tersebut dibarengi pelimpahan barang bukti.
 
"Di antaranya airsoft gun, batu, pemukul, CCTV, dan lainnya. Untuk para tersangka sekarang statusnya tahanan kami (Oditur Militer)," kata Kepala Oditurat II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang? di Cakung, Jakarta Timur, Kamis, 19 November 2020.
 
Puluhan tersangka itu diduga merusak Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020. Mereka terdiri atas 67 oknum TNI Angkatan Darat, 9 oknum TNI Angkatan Laut, dan 1 tersangka dari TNI Angkatan Udara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Berkas Perkara 77 Anggota TNI Perusak Polsek Ciracas Diserahkan ke Oditur Militer
 
"Berkas yang ada terpisah, sesuai dengan Papera (perwira penyerah perkara) masing-masing. Jadi tidak satu berkas, tapi pasal yang diterapkan oleh penyidik semua sama," ujarnya.
 
Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, 406 KUHP, kemudian 351 KUHP. Hanya Prada MI yang disangkakan pasal berbeda, dia dikenakan Pasal 14 ayat 1, jo ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1948 tentang peraturan Tentang Hukum Pidana. Pasalnya, Prada MI memberi keterangan palsu yang memicu perusakan Polsek Ciracas.
 
"Ancaman hukuman maksimal untuk Prada MI ini 10 tahun penjara. Berkas perkara dia termasuk pertama yang diserahkan ke kita, hari ini penyerahan berkas perkara terakhir, 7 berkas," kata Sus.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif