Sebanyak lima tersangka kasus  dugaan proyek fiktif PT Waskita Karya ditahan KPK/Antara/M Risyal Hidayat.
Sebanyak lima tersangka kasus dugaan proyek fiktif PT Waskita Karya ditahan KPK/Antara/M Risyal Hidayat.

Pengusutan Kasus Proyek Fiktif Dipertajam Melalui 14 Pegawai Waskita Karya

Nasional kpk waskita karya Korupsi di PT Waskita Karya
Fachri Audhia Hafiez • 10 September 2020 15:22
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap 14 pegawai PT Waskita Karya. Seluruh saksi bakal diperiksa terkait korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.
 
"Seluruh saksi diperiksa untuk tersangka DSA (mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Desi Arryani)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Kamis, 10 September 2020.
 
Baca:Tersangka Korupsi Proyek Fiktif Ditahan 20 Hari

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ke-14 saksi tersebut yakni pegawai Kantor Wilayah Jakarta Antonius Y Tyas Nugroho; Kepala Bagian Proyek dan Pengendalian, Fakih Usman; dan Kasie Keuangan Proyek Padamaran, Joni Putra. Selain itu, Kepala Bagian Dalam Sipil, Mohamad Indrayana; Kepala Bagian SDM Waskita, Raden Bambang Widhyantoro; dan Kepala Kantor Cabang Riau, Tri Hartanto.
 
Kemudian Kepala Proyek Benoa 4, Julizar Kurniawan; Direktur Keuangan Waskita Toll Road, Rudi Purnomo; dan SVP Accounting Waskita, Inggir Elerida Lumbantoruan. Selanjutnya Staf Admin Kantor, Agus Winarno; Ketua Koperasi Waskita, Ari Wibowo; Manager Human Capital Waskita, Riftan Wisesa; Staf Bagian Keuangan, Tri Yuharlina; dan Mantan Auditor PT Waskita, M Noor Utomo.
 
Dalam perkara ini, KPK menetapkan lima tersangka. Mereka adalah mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Desi Arryani; mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Jarot Subana; dan mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Fakih Usman.
 
Kemudian mantan Kepala Divisi II Waskita Karya Fathor Rachman bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya pada 2009 hingga 2015.
 
Kelima tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif