Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Setelah Kasus Brigadir J Rampung, Polri Fokus Kawal G20 hingga Tahapan Pemilu

Siti Yona Hukmana • 26 September 2022 08:38
Jakarta: Polri tengah mengebut penyelesaian kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Sebab, Polri telah merencanakan tiga fokus utama usai kasus pembunuhan berencana itu rampung.
 
"Pertama dalam rangka pengamanan seluruh rangkaian kegiatan presidensi G20, yang ini agendanya di Bulan Oktober sudah meningkat," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin, 26 September 2022.
 
Dedi mengatakan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia digelar pada 12 November 2022. Dedi memastikan Polri akan mengamankan seluruh rangkaian Presidensi G20 itu dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memimpin rapat lewat video conference dengan tiga Kapolda, yakni Kapolda Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat sore, 23 September 2022. Kapolda NTB serta pejabat utama yang terlibat dalam pengamanan G20 dipastikan siap mengerahkan pasukan agar forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) itu sukses dilaksanakan.
 
"Ini fokus kita di bulan Oktober, fokus Polri sudah di situ," ujar Dedi.
 

Baca: Peran Polri dalam Menyukseskan KTT G20


Selain itu, Dedi juga menyebut Polri fokus mempersiapkan Operasi Mantap Brata terkait Pemilu 2024. Sebab, kata dia, beberapa tahapan pemilu sudah dimulai pada Oktober, November, dan Desember 2022.
 
Fokus ketiga ialah pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Fokus ini dilakukan pada akhir tahun atau Desember 2022.
 
"Itu fokus kita, agar semua rangkaian kegiatan event nasional event internasional yang ada di Indonesia ini dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib dan sukses dalam rangka menuju Indonesia maju," tutur jenderal bintang dua itu.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif