Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, Foto: Dok Kejagung.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, Foto: Dok Kejagung.

Kejagung Tunggu Laporan Masyarakat Terkait Nyanyian Ismail Bolong

Anggi Tondi Martaon • 23 November 2022 23:02
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mempelajari kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur yang dijalani mantan Anggota Intelkam Polresta Samarinda, Aiptu (purn) Ismail Bolong. Penelusuran bisa dilakukan jika ada laporan yang masuk dari masyarakat. 
 
"Kami kalau ada laporan, kami pasti dalami (kasus tambang Kalimantan Timur). Sejauh ini, kami belum dapat informasi itu. Belum dapat informasi mengenai itu,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana melalui keterangan tertulis, Rabu, 23 November 2022.
 
Dia menyampaikan polemik Ismail Bolong masih ranah internal Polri. Sehingga, kejaksaan belum mendalami polemik tersebut secara mandiri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu kan masih terkait internal mereka. Bisa saja itu perkara tambang, enggak ada kaitan dengan korupsi," ungkap dia.
 

Baca: Kejaksaan Agung Telah Menerapkan Restorative Justice untuk 2.103 Perkara


Selain itu, pihaknya bakal mempelajari kasus tersebut jika mengandung unsur tindak pidana korupsi. Hal itu perlu dilakukan untuk mengetahui kewenangan Kejaksaan dalam polemik tersebut. 
 
"Apakah ada kewenangan terkait dengan kita atau enggak. Kalau enggak ada kewenangan, terkait perkara pertambangan pasti tugasnya tugas Polri," ujar dia.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif