Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Menhan Sayangkan Juniornya Jadi Tersangka Makar

Nasional kasus makar
Faisal Abdalla • 30 Mei 2019 15:44
Jakarta: Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menyayangkan penetapan status sejumlah purnawirawan TNI sebagai tersangka makar. Padahal mereka sudah mengabdi kepada negara puluhan tahun.
 
"Terus terang saja, di sana yang diperiksa-periksa itu kan banyak purnawirawan. Itu ada senior saya, ada adik-adik angkatan saya," kata Ryamizard di Gedung Kemenhan, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2019.
 
Ryamizard mengaku sedih lantaran mereka-mereka yang kini jadi tersangka makar telah mengabdikan dirinya puluhan tahun kepada negara. Mereka ikut terlibat dalam operasi TNI di sejumlah daerah seperti Papua, Aceh dan Timor Timur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banyak teman-teman kita gugur baik di Aceh, Papua, terutama di Timor Timur. Nah ini sisa-sisa yang belum gugur ini kenapa jadi begitu? nah ini saya kalo dikatakan sedih, ya sedih saya," ujarnya.
 
Baca: Kivlan Zen Ditahan
 
Menhan berharap setelah pemilu usai, semua pihak melupakan kontestasi yang telah berlalu. Masyarakat dan elite diminta mengedepankan kesatuan dan persatuan.
 
"Kalau kita ribut, ada yang ikut-ikutan dompleng. Siapa lagi, radikal-radikal yang merasa antipancasila pasti di sana. Nah ini perlu kita waspadai," ujarnya.
 
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal pada Rabu, 29 Mei 2019. Penetapan itu dilakukan penyidik saat menangkap Kivlan di Bareskrim Polri usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan makar. Namun, ia tak ditahan.
 
Penangkapan Kivlan disebutkan berdasarkan pengembangan dari enam tersangka kepemilikan senjata api ilegal yang sebelumnya sudah ditangkap. Enam orang tersangka yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif