Adelin Lis mendapat kawalan ketat saat tiba di Jakarta. Dok. Kejagung
Adelin Lis mendapat kawalan ketat saat tiba di Jakarta. Dok. Kejagung

Tiba di Jakarta, Adelin Lis Dijemput Langsung Jaksa Agung

Nasional kasus korupsi pembalakan liar Kejaksaan Agung Adelin Lis
Siti Yona Hukmana • 19 Juni 2021 20:23
Jakarta: Buron kasus korupsi pembalakan liar, Adelin Lis, diterbangkan dari Singapura menuju Jakarta pukul 18.45 WIB, Sabtu, 19 Juni 2021. Buron Kejaksaan Agung (Kejagung) itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 19.40 WIB.
 
"Buron Adelin telah mendarat, langsung dijemput Jaksa Agung (ST Burhanuddin)," kata petugas yang membawa Adelin, Dedy, dalam siaran langsung di Instagram Kejaksaan Agung, Sabtu, 19 Juni 2021.
 
Burhanuddin tampak berdiri tegak menggunakan kemeja putih menunggu Adelin. Beberapa menit kemudian, datang Adelin menggunakan rompi merah muda, pakaian khas tersangka kejaksaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adelin Lis akan dibawa ke Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan. Burhanuddin akan menyampaikan keterangan dalam konferensi pers. Kemudian, mengeksekusi buronan kelas kakap tersebut.
 
Sebelum dibawa ke Gedung Kejaksaan Agung, Jaksa Agung terlebih dahulu mengecek paspor Adelin bersama tim Imigrasi. Kemudian, Adelin menandatangi putusan pengadilan.
 
Sesaat sebelum dibawa, petugas Kejaksaan memborgol Adelin.  "Pelan-pelan saja ya mas, tangannya sakit," ujar Adelin saat diborgol.
 
Baca: Singapura Ikut Supervisi Deportasi Adelin Lis
 
Adelin Lis diterbangkan dengan pesawat komersial Garuda Indonesia. Adelin Lis diterbangkan setelah menjalani pesidangan denda paspor palsu di Singapura. Adelin membayar denda sebesar SGD14.000.
 
Buron kasus pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, ini pernah melarikan diri ke Tiongkok dan ditangkap pada 2006. Namun, Adelin melarikan diri setelah puluhan orang tak dikenal mengeroyok 4 petugas KBRI yang mengawalnya. Namun, dia bisa ditangkap lagi setelah dibantu kepolisian Beijing.
 
Pada 2008, Adelin kembali melarikan diri sampai tertangkap lagi Maret tahun 2021 di Singapura. Sebelum buron, Adelin dipidana 10 tahun penjara, denda Rp1 miliar rupiah, dan uang penganti 199 miliar rupiah untuk kasus tindak pidana korupsi.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif