Ilustrasi / Medcom.id
Ilustrasi / Medcom.id

Kronologi Pembunuhan Wanita Asal Cengkareng, Motif Pelaku Cemburu

Sri Yanti Nainggolan • 15 Mei 2022 15:23
Jakarta: Polisi mengungkapkan kronologi pembunuhan Dini Nurdiani, 26, warga Cengkareng, Jakarta Barat. Ia dilaporkan hilang sejak 26 April 2022. 
 
Dini Nurdiani ditemukan tewas di wilayah Citra Gran Cibubur, Bekasi pada Jumat, 13 Mei 2022. Polisi menangkap seorang wanita berinisial NU, 36, diduga pelaku pembunuhan.
 
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena gelap mata. Korban merupakan selingkuhan dari suaminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Motif pelaku melakukan pembunuhan keji tersebut karena cemburu," ujar Ardhie, melalui keterangannya, Sabtu, 14 Mei 2022.
 
Baca: Gelap Mata, Wanita di Cengkareng Bunuh Selingkuhan Suaminya
 

Kronologi pembunuhan Dini Nurdiani 

NU nekat membunuh karena melihat pesan singkat dari korban di ponsel suaminya. Pesan tersebut berisi tentang pertanyaan kapan suami tersangka bakal menceraikan tersangka.
 
"Melihat pesan seperti itu, tersangka langsung naik pitam, dan merencanakan pembunuhan tersebut," kata Ardhie.
 
NU diam-diam membalas pesan singkat dari korban. Singkat cerita NU yang mengaku keponakan suaminya, kemudian mengajak Dini Nurdiani untuk buka puasa bersama. NU menjemput korban di Halte Garuda Taman Mini.
 
"Jadi tersangka berpura-pura sebagai utusan suaminya atau selingkuhan korban. Ia berpura-pura sebagai keponakan dari selingkuhannya," ungkap Ardhie. 
 
Tersangka lebih dulu mempersiapkan alat-alat untuk menghabisi korban. Ada kunci inggris, gunting rumput, hingga pakaian salin.
 
Baca: 3 Fakta Kasus Istri Bunuh Selingkuhan di Jakbar, Korban Sempat Dilaporkan Hilang
 
NU berhasil menemui Dini Nurdiani. Keduanya naik kendaraan bersama. NU berdalih hendak mengantar korban menemui suaminya.
 
NU mulai menepikan kendaraannya di tempat sepi. Saat korban lengah, tersangka pun langsung memukul kepala Dini Nurdiani dengan kunci inggris. Melihat korban masih bernyawa, tersangka lanjut menusuk korban dengan gunting rumput
 
"Melihat korban sudah tidak bernyawa kemudian tersangka menyeretnya ke dalam parit kecil yang tidak jauh dari lokasi," ucap Ardhie.
 
Melihat baju yang dikenakan berlumur darah, tersangka mengganti pakaian tersebut dengan pakaian yang telah disiapkan. Kemudian, NU membuang barang bukti tersebut tidak jauh dari lokasi kejadian.
 
NU dijerat pasal 340 Jo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif