Bharada E menjalani pemeriksaan di Komnas HAM, Selasa, 26 Juli 2022. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Bharada E menjalani pemeriksaan di Komnas HAM, Selasa, 26 Juli 2022. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Diserahkan ke Kejari Jaksel Besok, Bharada E Siap Dihadapkan dengan Ferdy Sambo

Siti Yona Hukmana • 04 Oktober 2022 14:49
Jakarta: Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E siap dihadapkan dengan Ferdy Sambo (FS), mantan atasannya dalam persidangan. Dia diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) pada Rabu, 5 Oktober 2022.
 
"Segala kemungkinan kita siap ya, kalau pun juga nanti kita dihadapkan dengan saudara FS, klien kami siap," kata kuasa hukum Bharada E Ronny Talalesy di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Oktober 2022.
 
Ronny mengatakan pihaknya akan maksimal membela kliennya dalam persidangan. Maka itu, dia memastikan Bharada E akan menyanggupi bila hakim meminta dipertemukan langsung dengan Ferdy Sambo, mantan atasan yang menyuruh menembak Brigadir J.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau memang dari majelis hakim untuk minta secara bertemu langsung kami juga siap dari penasihat hukum," ujar Ronny.
 
Ronny mendatangi Gedung Bareskrim Polri dalam rangka persiapan tahap II, yakni penyerahan tersangka ke Kejari Jaksel. Dia mengaku akan menemui penyidik Bareskrim Polri.
 
"Persiapan untuk tahap II besok, saya juga akan berkoordinasi dengan penyidik dan juga kita berkoordinasi dengan Kejaksaan terkait penahanan dan lain-lain," ungkap Ronny.
 
Ronny juga memastikan kesehatan kliennya jelang dilimpahkan ke Kejari Jaksel untuk menjalani persidangan. Menurut Ronny, Bharada E sehat.
 
"Ya saya terus pantau proses kesiapan dari Bharada E kondisinya sekarang sehat, stabil dan siap untuk menjalani tahap II di Kejaksaan," tutur dia.
 

Baca juga: Sebelum Dilimpahkan, Bukti Perkara Pembunuhan Brigadir J Diverifikasi


 
Lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dilimpahkan ke Kejari Jaksel besok. Sedangkan, barang bukti insiden berdarah itu telah diserahkan ke Kejari Jaksel tadi pagi pukul 10.00 WIB.
 
Kelima tersangka dalam kasus ini ialah Ferdy Sambo; istri Sambo, Putri Candrawathi; Bharada E; Bripka Ricky Rizal; dan Kuat Ma'ruf. Ferdy dan Putri ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sementara itu, tiga tersangka lainnya ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif