Tersangka kasus perusakan barang bukti dalam penyeledikan kasus pengaturan skor, Joko Driyono - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Tersangka kasus perusakan barang bukti dalam penyeledikan kasus pengaturan skor, Joko Driyono - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Joko Driyono Menghadapi Sidang Perdana

Nasional Pengaturan Skor Sepak Bola
Candra Yuri Nuralam • 06 Mei 2019 16:44
Jakarta: Mantan Plt. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono (Jokdri) menghadapi sidang perdana hari ini, Senin, 6 Mei 2019. Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan. 
 
Sidang terkait perusakan barang bukti kasus pengaturan sepak bola itu bakal dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Kartim Haeruddin dan anggota R. Iim Nurohim dan Sudjarwanto. 
 
Jokdri tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 14.30 WIB. Dia terlihat menggunakan batik berwarna silver dengan menenteng tas berwarna hitam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokdri enggan menggunakan baju tahanannya. Dia melilitkan rompi berwarna merah itu di tangannya.
 
Dia tak banyak bicara saat masuk ke gedung Pengadilan. Jokdri menutup rapat mulutnya meski diberondong pertanyaan oleh pewarta. 
 
(Baca juga: Geledah Apartemen Jokdri, Satgas Sita 75 Barang Bukti)
 
Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Dia diduga sebagai aktor intelektual yang memerintahkan tiga pesuruhnya, yaitu Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus dan Abdul Gofar melakukan perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti-Mafia Bola beberapa waktu lalu.
 
Dia memerintahkan tiga orang itu untuk merusak garis polisi dan masuk tanpa izin ke tempat yang telah disegel polisi. Kemudian, melakukan perusakan barang bukti dan mengambil laptop.
 
Penetapan sebagai tersangka terhadap Jokdri dilakukan setelah menggeledah rumahnya dan ruang kerjanya pada Kamis, 14 Februari 2019. Atas status tersangka itu, polisi melakukan pencekalan.
 
Dia disangka melanggar Pasal 363 ke-3e dan 4e KUHP atau Pasal 235 KUHP atau Pasal 233 KUHP atau Pasal 232 KUHP atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atas kasus penghancuran barang bukti.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif