Anggota Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Eggi Sudjana. Medcom.id-Kautsar Widya Prabowo.
Anggota Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Eggi Sudjana. Medcom.id-Kautsar Widya Prabowo.

Eggi Sudjana Memohon Jadi Tahanan Kota

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 15 Mei 2019 15:23
Jakarta: Tersangka makar Eggi Sudjana mengajukan penangguhan penahanan menjadi tahanan kota ke penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara (Subditkamneg) Direktorat Reserse Kriminal Khusu (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Surat dilayangkan Selasa, 14 Mei 2019.
 
"Penangguhan penahanan itu sudah saya ajukan sejak saudara Eggi Sudjana ditangkap," kata Kuasa Hukum Eggi, Pitra Romadoni, kepada Medcom.id di Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.
 
Pitra ingin surat itu diakomodasi Polda Metro Jaya. Ia meyakini penyidik menangani kasus kliennya dengan profesional. "Harus dikabulkan suratnya karena Eggi kooperatif tidak pernah menghilangkan barang bukti. Setiap pemeriksaan klien saya selalu hadir.”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk itu, ia menilai permohonannya patut untuk dikabulkan. Dia mengingatkan dalam Pasal 160 KUHP yang diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) mengandung tindak pidana materiel dalam pengertian konstitusional bersyarat.
 
"Perbuatan bisa dipidana jika ada sebab akibat yang terjadi," ujar Pitra.
 
Eggi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan makar pada Selasa, 7 Mei 2019. Penyidik menemukan sejumlah alat bukti yang cukup untuk Eggi, di antaranya, video Eggi yang menyuarakan people power dan bukti pemberitaan di media daring.
 
Penyidik juga sudah memeriksa enam saksi dan empat ahli. Keterangan tersebut kemudian dicocokkan dengan barang bukti dan dokumen yang telah disita.
 
Setelah penetapan tersangka, penyidik meringkus Eggi pada Selasa, 14 Mei 2019. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu dinilai perlu ditangkap untuk memenuhi prosedur penyidikan.
 
"Dalam penyidikan harus ada surat perintah penangkapan," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa, 14 Mei 2019.
 
Penangkapan dilakukan agar Eggi tidak bisa menghindari panggilan pemeriksaan. Pasalnya, Eggi sempat menolak diperiksa. Dia meminta polisi memerika saksi dan ahli yang diajukan pihaknya.
 
Baca: Eggi Sudjana Ditahan Agar Tak Menghilangkan Barang Bukti
 
Anggota Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno itu juga sedang mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat diperiksa, dia juga emoh memberikan telepon genggamnya kepada penyidik.
 
Pada Selasa, 14 Mei 2019, pukul 23.00 WIB, Eggi resmi ditahan. Ia dimasukkan ke dalam Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan.
 
Eggi disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP junctoPasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Dia terancam penjara seumur hidup.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif