Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. ANT/Indriyanto Eko.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. ANT/Indriyanto Eko.

Kesaksian Ahli Perkuat Penetapan Tersangka Kivlan Zen

Nasional kasus makar
Cindy • 28 Mei 2019 14:06
Jakarta: Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan penyebaran berita bohong. Penetapan status tersangka tersebut berdasarkan keterangan sejumlah saksi.
 
"Sudah beberapa saksi, termasuk saksi ahli juga dimintai keterangan. Saksi ahli bahasa, pidana, hingga ITE sudah dimintai keterangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Mei 2019.
 
Baca: Kivlan Zen Tersangka Kasus Makar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi mengatakan penahanan tersangka merupakan kewenangan penyidik. Ia berjanji segera menuntaskan kasus dugaan makar tersebut.
 
"Itu teknis dari penyidik ya.Jadi, intinya penyidik akan segera menyelesaikan dan menuntaskan kasus ini," tutur Dedi.
 
Sementara itu, dia juga menanggapi pernyataan kuasa hukum Kivlan, Pitra Romadoni, yang ingin melaporkan balik saksi dalam kasus kliennya. Menurutnya, pelaporan tersebut merupakan hak konstitusional warga negara.
 
"Silakan, itu merupakan hak konstitusional warga negara. Makanya setiap warga negara kan memiliki kedudukan yang sama di muka umum," imbuh Dedi.
 
Kivlan bakal diperiksa sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei 2019 sekitar pukul 10.00 WIB. Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan makar.
 
Baca: Pemeriksaan Idrus Sambo Belum Tuntas
 
Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Dia dilaporkan dengan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif