Ilustrasi investasi bodong/Medcom.id
Ilustrasi investasi bodong/Medcom.id

82 Saksi Terkait Kasus Investasi Bodong Binomo Diperiksa

Nasional penipuan polri Penegakan Hukum Investasi Bodong Indra Kenz Binomo Robot Trading
Siti Yona Hukmana • 11 Mei 2022 07:59
Jakarta: Bareskrim Polri terus memeriksa saksi dalam kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo. Sebanyak 82 saksi diperiksa mengusut kasus investasi ilegal tersebut. 
 
"Pertama dilakukan pemeriksaan terhadap 78 saksi dan saksi ahli 4 orang," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Mei 2022. 
 
Gatot tidak membeberkan identitas 82 saksi tersebut. Selain saksi, polisi juga telah mengantongi keterangan 118 korban. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Total kerugian dari 118 korban sebanyak Rp72.139.000.000, " ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu. 
 
Gatot mengatakan rencana tindak lanjut penyidik akan memeriksa saksi-saksi lainnya. Kemudian menyita mobil Ferrari milik tersangka Indra Kenz di Medan, Sumatra Utara. 
 
"Untuk dibawa ke Jakarta dan dijadikan satu dengan barang bukti lainnya, " ucap Gatot.
 
Bareskrim Polri menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Indra Kesuma alias Indra Kenz selalu afiliator Binomo, Brian Edgar Nababan selaku costumer support Perusahaan 404 Group yang terafiliasi dengan Binomo di Rusia, Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich sebagai perekrut Indra Kenz, dan Wiky Mandara Nurhalim selalu tenaga admin Indra Kenz. 
 
Baca: Aset Kripto Indra Kenz dan Nathania Senilai Rp35 Miliar Segera Disita
 
Keempat tersangka dijerat Pasal 45A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan/atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 
 
Kemudian, Vanessa Khong, mantan kekasih Indra Kenz; ayahnya, Rudianto Pei; dan adik kandung Indra Kenz, Nathania Kesuma. Ketiganya ditetapkan tersangka karena menerima uang haram dari crazy rich asal Medan tersebut. 
 
Mereka dijerat Pasal 5 dan atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP terkait orang yang turut serta melakukan perbuatan pidana. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp1 miliar. 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif