Jakarta: Pengacara Bharada Eliezer atau Bharada E buka suara soal curhatan kliennya. Bharada E mengaku diiming-imingi duit pascapenembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
"Mbak yang pertama yang saya kasih bocoran, dari curhatan Bharada E ini, uang itu sejumlah Rp1 miliar," kata pengacara Bharada E Deolipa Yumara dalam wawancara program Suara +62 di MG Radio Network, Kamis, 11 Agustus 2022.
Menurut dia, duit Rp1 miliar itu dijanjikan Irjen Ferdy Sambo dan seseorang dengan kode Miss X. Uang tersebut bakal diberikan setelah beberapa waktu skenario tembak-menembak muncul ke publik.
"Nanti setelah aman satu bulan kemudian baru, sesudah (kasus) SP3, kita kasih uang buat Bharada E, Bharada E doang ya," kata Deolipa.
Namun, pemberian itu batal dilakukan. Deolipa menyebut perhatian publik yang begitu besar menjadi salah satu penyebab utama.
"Makanya ada cerita pengacara mundur kan, salah satunya karena skenario yang berantakan," kata Deolipa.
(Artha Tiar Asi)
Jakarta: Pengacara Bharada Eliezer atau
Bharada E buka suara soal curhatan kliennya. Bharada E mengaku diiming-imingi duit pascapenembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau
Brigadir J.
"Mbak yang pertama yang saya kasih bocoran, dari curhatan Bharada E ini, uang itu sejumlah Rp1 miliar," kata pengacara Bharada E Deolipa Yumara dalam wawancara program Suara +62 di
MG Radio Network, Kamis, 11 Agustus 2022.
Menurut dia, duit Rp1 miliar itu dijanjikan
Irjen Ferdy Sambo dan seseorang dengan kode Miss X. Uang tersebut bakal diberikan setelah beberapa waktu skenario tembak-menembak muncul ke publik.
"Nanti setelah aman satu bulan kemudian baru, sesudah (kasus) SP3, kita kasih uang buat Bharada E, Bharada E
doang ya," kata Deolipa.
Namun, pemberian itu batal dilakukan. Deolipa menyebut perhatian publik yang begitu besar menjadi salah satu penyebab utama.
"Makanya ada cerita pengacara mundur kan, salah satunya karena skenario yang berantakan," kata Deolipa.
(Artha Tiar Asi) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)