KPK Sita Uang Rp3,7 Miliar dari Rumah Orang Tua Mustofa

Juven Martua Sitompul 02 Mei 2018 10:40 WIB
kpkpenggeledahan
KPK Sita Uang Rp3,7 Miliar dari Rumah Orang Tua Mustofa
Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa/ANT/Nando
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang Rp3,7 miliar di kediaman orang tua Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa. Uang itu diduga hasil suap dan gratifikasi yang diterima Mustofa atas kepengurusan proyek-proyek di Pemkab Mojokerto.

"Uang masih dalam bungkusan tas kresek hitam sekitar Rp700 juta, (di dalam) kardus dan 3 tas lain untuk sisanya. Saat penggeledahan dilakukan, Mustofa sedang berada di lokasi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 2 Mei 2018.

Tas kresek hitam dan satu kardus disimpan di lemari kamar orang tua Mustofa. Uang itu terdiri dari pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.


Baca: Bupati Mojokerto Ditahan

Febri menjelaskan penyidik mensinyalir masih ada aliran uang gratifikasi yang diterima Mustofa melalui rekening pihak keluarga. Mustofa bahkan menyamarkan sejumlah kendaraannya atas kepemilikan orang lain.

Mustofa telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dua perkara, yakni kasus suap dan gratifikasi. Pada kasus pertama, Mustofa diduga telah menerima suap atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto tahun 2015.\

Baca: Mobil dan Jet Ski Milik Bupati Mojokerto Disita

Mustofa dijerat sebagai tersangka bersama Permit and Regulatory Division Head Tower Bersama Group Ockyanto dan Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia Onggo Wijaya.

Mustofa diduga menerima suap dari Ockyanto dan Onggo Wijaya Rp2,7 miliar untuk memuluskan pengurusan izin prinsip pemanfaatan ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Pembangunan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015.

Mustofa juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi bersama Kadis PUPR Pemkab Mojokerto tahun 2010-2015 Zainal Abidin. Keduanya diduga menerima gratifikasi atas proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto, termasuk pembangunan jalan pada 2015.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id