medcom.id, Jakarta: AKBP Muhammad Nuh Al Azhar, ahli informasi dan teknologi (IT), membeberkan kejanggalan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Kafe Olivier. Nuh menganalisa gerak-gerik Jessica dari rekaman CCTV di Kafe Olivier.
Muhammad Nuh Al Azhar menjabat Kepala Sub Direktorat Digital Forensik Pusat Laboratorium Forensik Polri. Jaksa penuntut umum menghadirkan Nuh dalam kapasitas sebagai ahli IT. Nuh diminta menjelaskan rinci adegan yang terekam CCTV di Kafe Olivier terkait kematian Wayan Mirna Salihin.
Usai Nuh membeberkan detik demi detik sebelum hingga Mirna meregang nyawa, hakim anggota Binsar Gultom meminta pendapat, adakah sikap Jessica selama di Kafe Olivier yang menurut Nuh janggal.
Menurut Nuh, Jessica menunjukkan kejanggalan selama empat menit atau antara pukul 16.29 sampai 16.33 WIB. Saat itulah, Nuh menduga sianida masuk ke es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
"Sesuai gerakan tangan, titik rawannya sekitar empat menit, yang kemungkinan sianida ada di gelas," kata Muhammad Nuh di persidangan, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).
Bukti di Sidang Lanjutan Jessica Dinilai Masih Lemah https://t.co/DEuejCSo01 pic.twitter.com/3pTQ9MOEPC
— METRO TV (@Metro_TV) July 13, 2016
Video lengkap klik di sini
Dia menerangkan, pada rentang waktu itu Jessica duduk di sofa paling pinggir meja nomor 54. Lalu, Jessica menggeser sedikit posisi duduknya ke tengah. "Itu posisi badannya terhalang tamaman hias, CCTV juga tidak bisa lihat (utuh)," ujar Nuh.
Usai pelayan mengantar es kopi Vietnam dan dua es koktail, Jessica terlihat mengambil sesuatu. Nuh menduga benda yang Jessica ambil tatakan menu yang kemudian Jessica geser lebih dekat dengannya.
Nuh mengatakan, kemudian Jessica seperti telihat di CCTV, menggeser posisi paper bag di atas meja. Susunan awal paper bag tak begitu rapih, Jessica menyusun posisi paper bag jadi sejajar.
Metro_TV: Ayah Mirna: Sampai Sidang Pun Jessica Enggak akan Ngaku https://t.co/ECEpdDV54L pic.twitter.com/v9ZLvF8DqD
— risky yanuar (@yanuar13r2) May 27, 2016
Video lengkap klik di sini
Setelah itu, Jessica terlihat mengambil sesuatu di dalam tas cokelat miliknya selama beberapa detik. Lalu, Jessica memindahkan gelas berisi es kopi Vietnam menggunakan dua tangannya ke sebelah kanan. Posisi awal es kopi Vietnam di depan Jessica.
"Setelah itu paper bag dia (Jessica) ambil dan ditaruh di sofa. Selesai itu, dia (Jessica) bergeser kembali ke sofa ujung (spot awal Jessica duduk)," terang Nuh.
Jessica menjadi terdakwa kasus kematian Mirna di Kafe Olivier, Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu 6 Januari. Jessica didakwa membunuh Mirna secara terencana.
(Klik: Jaksa Sebut Jessica Sakit Hati dengan Mirna)
medcom.id, Jakarta: AKBP Muhammad Nuh Al Azhar, ahli informasi dan teknologi (IT), membeberkan kejanggalan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Kafe Olivier. Nuh menganalisa gerak-gerik Jessica dari rekaman CCTV di Kafe Olivier.
Muhammad Nuh Al Azhar menjabat Kepala Sub Direktorat Digital Forensik Pusat Laboratorium Forensik Polri. Jaksa penuntut umum menghadirkan Nuh dalam kapasitas sebagai ahli IT. Nuh diminta menjelaskan rinci adegan yang terekam CCTV di Kafe Olivier terkait kematian Wayan Mirna Salihin.
Usai Nuh membeberkan detik demi detik sebelum hingga Mirna meregang nyawa, hakim anggota Binsar Gultom meminta pendapat, adakah sikap Jessica selama di Kafe Olivier yang menurut Nuh janggal.
Menurut Nuh, Jessica menunjukkan kejanggalan selama empat menit atau antara pukul 16.29 sampai 16.33 WIB. Saat itulah, Nuh menduga sianida masuk ke es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
"Sesuai gerakan tangan, titik rawannya sekitar empat menit, yang kemungkinan sianida ada di gelas," kata Muhammad Nuh di persidangan, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).
Video lengkap klik di
sini
Dia menerangkan, pada rentang waktu itu Jessica duduk di sofa paling pinggir meja nomor 54. Lalu, Jessica menggeser sedikit posisi duduknya ke tengah. "Itu posisi badannya terhalang tamaman hias, CCTV juga tidak bisa lihat (utuh)," ujar Nuh.
Usai pelayan mengantar es kopi Vietnam dan dua es koktail, Jessica terlihat mengambil sesuatu. Nuh menduga benda yang Jessica ambil tatakan menu yang kemudian Jessica geser lebih dekat dengannya.
Nuh mengatakan, kemudian Jessica seperti telihat di CCTV, menggeser posisi paper bag di atas meja. Susunan awal paper bag tak begitu rapih, Jessica menyusun posisi paper bag jadi sejajar.
Video lengkap klik di
sini
Setelah itu, Jessica terlihat mengambil sesuatu di dalam tas cokelat miliknya selama beberapa detik. Lalu, Jessica memindahkan gelas berisi es kopi Vietnam menggunakan dua tangannya ke sebelah kanan. Posisi awal es kopi Vietnam di depan Jessica.
"Setelah itu paper bag dia (Jessica) ambil dan ditaruh di sofa. Selesai itu, dia (Jessica) bergeser kembali ke sofa ujung (spot awal Jessica duduk)," terang Nuh.
Jessica menjadi terdakwa kasus kematian Mirna di Kafe Olivier, Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu 6 Januari. Jessica didakwa membunuh Mirna secara terencana.
(
Klik: Jaksa Sebut Jessica Sakit Hati dengan Mirna)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)