Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Penyelidikan Kebocoran Data BPJS Kesehatan Bakal Disampaikan Dalam Waktu Dekat

Anggi Tondi Martaon • 29 Mei 2021 13:00
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berupaya memeriksa kebocoran 279 juta data yang identik dengan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hasil penyelidikan diupayakan dilakukan dalam waktu dekat.
 
"Harapannya tidak dalam waktu yang terlalu lama kita akan menyampaikan kepada publik sebenarnya kasus ini seperti apa yang terjadi," kata tenaga ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Donny Budi Utoyo, dalam diskusi virtual Trijaya FM, Sabtu, 29 Mei 2021.
 
Dia menyebutkan upaya forensik dilakukan dengan beberapa pihak. Salah satunya, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu hal yang dilakukan, yaitu mengklasifikasi dan mengklarifikasi data yang bocor. Sebab, jumlah yang bocor lebih besar dari data peserta BPJS Kesehatan, yaitu 222,5 juta per 31 Desember 2020.
 
"Masih kita klasifikasi dan klarifikasi. Karena bisa jadi ada data-data yang tidak valid dan segala macam," kata dia.
 
Baca: BPJS Kesehatan Klaim Data Peserta Dijaga 24 Jam
 
Selain itu, Kemenkominfo telah melakukan penutupan data bridge. Namun, langkah ini tak akan menghentikan layanan BPJS Kesehatan.
 
Hal itu dilakukan agar kegiatan BPJS Kesehatan tetap berjalan. Sebab, layanan tersebut dibutuhkan dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini.  
 
"Yang dilakukan adalah memastikan layanan tetap berjalan tapi proses forensik tetap bisa dilakukan," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif