Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara. Medcom.id/Theo
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara. Medcom.id/Theo

Komnas HAM Terima Data Tambahan Soal CCTV dan Handphone Terkait Brigadir J

Theofilus Ifan Sucipto • 10 Agustus 2022 16:03
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tidak hanya memeriksa uji balistik terkait kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka mendapat informasi tambahan soal jejak digital.
 
“Pertama soal rekaman CCTV (kamera pengintai),” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Beka mengatakan ada lima perekam video digital (DVR) yang disampaikan tim laboratorium forensik (labfor) Polri. Tambahan informasi itu melengkapi data yang dibutuhkan Komnas HAM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kedua, data terkait satu handphone yang diberi kepada kami,” ujar dia.
 

Baca juga: Pengacara Keluarga Brigadir J Ajukan 3 Permohonan kepada Presiden


Beka menyebut pihaknya juga mendalami uji balistik dalam penembakan Brigadir J. Hal itu menjadi agenda utama pemeriksaan Komnas HAM terhadap tim labfor Polri hari ini.

Komnas HAM sejatinya meminta keterangan hasil uji balistik pada Rabu, 3 Agustus 2022. Namun, pemeriksaan diundur menjadi Jumat, 5 Agustus 2022 dan kembali ditunda menjadi Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menekankan pentingnya pemeriksaan seluruh data komunikasi dalam kasus Brigadir J Data itu bisa menjadi pembanding atas keterangan para saksi.
 
"Supaya tidak semata-mata mengandalkan keterangan orang per orang karena untuk pembandingnya sulit,” kata Taufan di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif