Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

KPK Didesak Buka Penyelidikan Soal Kabar Utut-Zulhas Titip Calon Maba Masuk Unila

Candra Yuri Nuralam • 07 Desember 2022 08:12
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mendalami pernyataan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani soal banyak pejabat yang menitipkan calon mahasiswa. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sampai anggota DPR Utut Adianto diminta dihadirkan dalam persidangan untuk memberikan penjelasan.
 
"KPK harus memulai memanggil orang-orang tersebut sebagai saksi di KPK maupun di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang untuk buka-bukaan," kata Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman kepada Medcom.id, Rabu, 7 Desember 2022.
 
Boyamin mengatakan keterangan Zulkifli sampai Utut bisa meluruskan pernyataan Karomani. Termasuk, menguatkan tudingan jika Karomani berkata benar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"KPK harus mendalaminya dengan cara memanggil sebagai saksi," ucap Boyamin.
 
Lembaga Antikorupsi juga diminta tegas. Jika memiliki bukti yang mumpuni, kabar Utut sampai Zulhas menitipkan mahasiswa diminta dipermasalahkan secara hukum.
 
"Jika cukup bukti dugaan keterlibatannya, maka semestinya KPK melakukan penyidikan baru sebagai pengembangan," ujar Boyamin.
 
Karomani mengaku berkomunikasi langsung dengan sejumlah orang tua calon mahasiswa baru (maba) yang meminta bantuannya untuk diterima di perguruan tinggi negeri tertua di Lampung itu.
 

Baca juga: Fraksi PDIP Benarkan Utut Titip Maba Ke Rektor Nonaktif Unila


 
Dalam sidang perkara kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru untuk terdakwa Andi Desfiandi, Rabu, 30 November 2022, Karomani menyebutkan sejumlah tokoh yang menitipkan anak maupun saudara mereka kepadanya untuk diterima sebagai mahasiswa Unila.
 
Nama-nama calon mahasiswa titipan itu adalah NZ dari Anggota DPR Utut Adianto, AQ NP dari Thomas Rizka, KDA dari Tamanuri, SNA dari Polda Joko, NA dari Sulpakar, RAR dari Bupati Lampung Tengah, FA dari Pendekar Banten, ZA dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, ZAP dari terdakwa Andi Desfiandi, R dari Anggota DPR Khadafi), PR dari Keluarga Banten, FS dari Wakil Rektor II Unila Asep Sukohar.
 
Kemudian ada calon mahasiswa berinisial M titipan dari Asep Sukohar, AC titipan Alzier Dianis Thabranie, NA titipan Sulaiman, NT titipan Dr. Z, RBM titipan pemilik saham RS Urip Sumoharjo, AF titipan Mahfud Suroso, M titipan Budi Sutomo, MZ titipan Budi Sutomo, CPM, dan R.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif