Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

4 Penjual Penguat Sinyal BTS Ilegal Ditangkap

Nasional pencurian
Siti Yona Hukmana • 08 Oktober 2020 16:15
Jakarta: Polisi menggagalkan transaksi jual beli modulpenguat sinyal base transceiver station (BTS) ilegal. Sebanyak empat tersangka, B, 39, FC, 39, SN, 34, dan MDK, 52, ditangkap.
 
"Para tersangka di dalam transaksi jual beli modul BTS tersebut tidak dilengkapi surat-surat atau dokumen yang sah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Yusri menuturkan transaksi jual beli modul BTS itu terjadi pada awal September 2020. Tersangka M yang masuk daftar pencarian orang (DPO) menghubungi SN untuk membantu menjualkan modul BTS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SN kemudian menghubungi tersangka S yang masih menjadi DPO. S merupakan orang yang memiliki lapak penyimpanan modul BTS di Gang Barokah, Pulo Gebang, Jakarta Timur.
 
Lalu, SN membawa modul BTS tersebut ke lapak S menggunakan go-box online. SN menurunkan modul BTS tersebut dari mobil dan diserah ke B, karyawan S.
 
Selang dua jam kemudian datang FC ke lapak tersebut untuk menjual beberapa komponen-komponen modul BTS. FC mendapatkan modul BTS itu dari MDK.
 
"Setelah kita dalami komponen-komponen modul BTS tersebut dari hasil kejahatan," ujar Yusri.
 
Baca: Komplotan Pencuri Spesialis Penguat Sinyal BTS Dibekuk
 
Yusri mengatakan para tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka B dan MDK merupakan spesial pencuri modul BTS, sedangkan FC dan SN sebagai penadah atau penampung.
 
Kepolisian juga sempat membongkar komplotan pencuri spesial penguat sinyal BTS pada Agustus 2020. Enam pelaku dengan berbagai peran ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, dan Cilincing, Jakarta Utara. Yusri menyampaikan keterkaitan dua kasus ini tengah didalami.
 
Keempat tersangka dijerat Pasal 55 Ayat (1) ke-1e KUHP dan atau Pasal 56 Ayat (1) ke-1e KUHP jo Pasal 480 KUHP tentang Tindak Pidana Penadahan. Ancaman hukumannya paling lama empat tahun penjara.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif