NEWSTICKER
Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP
Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP

Pencabutan Kewarganegaraan Eks ISIS Diusulkan Lewat Keppres

Nasional isis WNI Gabung ISIS
Theofilus Ifan Sucipto • 22 Februari 2020 15:33
Jakarta: Dasar hukum pencabutan status kewarganegaraan eks ISIS melalui Keputusan Menteri (Kepmen) dinilai kurang tepat. Pasalnya, kasus terorisme melibatkan koordinasi lintas kementerian.
 
“Seharusnya Keppres karena penanganan terorisme adalah lintas kementerian,” kata Analis Terorisme Timur Tengah Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta kepadaMedcom.id, Sabtu 22 Februari 2020.
 
Stanislaus mengatakan pencabutan kewarganegaraan bakal melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM, bahkan Kementerian Sosial.Jika pemerintah memulangkan anak-anak eks ISIS, Kementerian Sosial bertanggung jawab untuk membimbing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jadi ini sebaiknya Keppres karena menyangkut penanganan terorisme,” ujarnya.
 
Baca:Institusi Negara Dianggap Sulit Deradikalisasi WNI Eks ISIS
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut aturan pencabutan status kewarganegaraan eks ISIS tengah disusun. Aturan diterbitkan setelah pendataan eks ISIS rampung.
 
"Sedang dikerjakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)" kata Mahfud di Istana Negara, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu belum memastikan aturan tertuang dalam bentuk keppres atau cukup kepmen. Setelah aturan ditetapkan, secara otomatis status kewarganegaraan eks ISIS hilang.
 
"Pokoknya, bentuknya keputusan pemerintah, keputusan pemerintah bisa bentuknya keppres kalau itu orang permohonannya naturalisasi. Bisa keputusan Menkumham (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly) kalau pencabutan, kan gitu," jelas Mahfud.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif